Provinsi Papua Barat Daya

80 Persen ASN Papua Barat Daya Diisi Orang Asli Papua, Ada Program Magang ke Jawa

Menurut Azwar Anas, selain di Papua Barat Daya, komposisi perekrutan ASN serupa berlaku juga di tiga daerah otonomi baru (DOB) Papua.

Editor: Tarsisius M
Menpan RB
ILUSTRASI ASN - Komposisi jumlah aparatur sipil negara (ASN) di Papua Barat Daya 80 persen diisi orang asli Papua. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Komposisi jumlah aparatur sipil negara (ASN) di Papua Barat Daya 80 persen diisi orang asli Papua.

Bagi ASN orang asli Papua, akan ada program magang ke Jawa, terutama di daerah yang sudah maju.

"Untuk rekrutmen ASN, sebagai bentuk afirmasi maka akan diberikan porsi 80 persen orang Papua," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Abdullah Azwar Anas, di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (19/12/2022).

Menurut Azwar Anas, selain di Papua Barat Daya, komposisi perekrutan ASN serupa berlaku juga di tiga daerah otonomi baru (DOB) Papua.

Ketiga DOB itu adalah Papua Selatan, Papua Tengah,  dan Papua Pegunungan.

Baca juga: Papua Selatan Telah Terima Pelimpahan 1.053 ASN, Bagaimana di Papua Barat Daya?

"Untuk penataan ASN di DOB baru, kita ada atensi khusus, termasuk sedang menyiapkan untuk ASN yang magang nanti supaya ada percepatan," kata Azwar Anas.

"Magang di Jawa beberapa daerah yang sudah maju sehingga nanti ada percepatan dengan punya kemampuan," ujar Menpan RB.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karmavian, mengatakan pembentukan DOB, termasuk Papua Barat Daya, bertujuan untuk mempercepat pembangunan di Papua.

Pelayanan publik juga diharapkan akan lebih cepat dan mudah agar birokrasi publik bisa semakin ramping.

“Pak Jokowi sangat memahami Papua. Beliau melihat bahwa dengan adanya DOB, wilayah Papua juga harus dimekarkan untuk memotong birokrasi. Tidak ada jalan lain,” kata Tito Karmavian.

Baca juga: Program Kerja 100 Hari Pj Gubernur Papua Barat Daya, Termasuk Soal APBD 2023 dan Penempatan ASN

Hingga Selasa (13/12/2022), Papua Barat Daya belum sepenuhnya mendapat pelimpahan 1.053 ANS.

Baru 94 ANS dari Papua Barat,provinsi induk, yang siap digeser ke Papua Barat Daya.

"Kami sudah split, baru kirim 94 yang sudah siap pindah," kata Plt Sekretaris Daerah Papua Barat, Dance Sangkek, di Manokwari, Selasa (13/12/2022).

Ia menjamin Papua Barat akan melimpahkan 153 ASN ke Papua Barat Daya.

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Pelayanan untuk Masyarakat, ASN Pemkab Kaimana Teken Fakta Integritas

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved