Pj Bupati Bernhard E Rondonuwu Pastikan Maybrat Kondusif
Penjabat (Pj) Bupati Maybrat, Bernhard E Rondonuwu memastikan kondisi kondusifitas Ibu Kota Kabupaten Maybrat, Kumurkek.
Penulis: redaksi | Editor: Haryanto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Penjabat-Bupati-Maybrat-Bernhard-Rondonuwu-sedang-memberikan-kuliah-umum.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MAYBRAT - Penjabat (Pj) Bupati Maybrat, Bernhard E Rondonuwu memastikan kondisi kondusifitas Ibu Kota Kabupaten Maybrat, Kumurkek.
Ia memastikan, aktivitas di Maybrat termasuk di sekitar kantor Bupati Maybrat berjalan normal seperti biasanya.
“Saya Penjabat Bupati Maybrat masih berada di lingkungan kantor Bupati Maybrat,” ujar Bernhard E Rondonuwu dalam video yang dikirim ke redaksi TribunPapuaBarat.com, Selasa (27/12/2022).
Baca juga: Kapolres Benarkan Lokasi Video TPNPB di Maybrat: Tak Ada Ceritanya Arnoldus Kocu Menguasai
Bernhard E Rondonuwu juga berharap kepada jajaran aparat keamanan, TNI dan Polri terus dapat menjaga situasi yang kondisif di Maybrat.
“Masyarakat dapat menjalankan kehidupan mereka dengan rasa aman,” katanya.
Terlebih dikatakannya, masyarakat masih dalam suasana perayaan Natal yang penuh damai dan suka cita.
“Kami Pemerintah Kabupaten Maybrat ingin kabupaten ini tetap aman, dan damai,” ujar Bernhard E Rondonuwu.
“Agar seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Maybrat ini, sejahtera,” pungkasnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: TPNPB Klaim Telah Kuasai Ibukota Maybrat, Kapolda Papua Barat: Bohong
Sebelumnya, sejumlah gerilyawan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB Kodap IV Sorong Raya mengklaim telah menduduki Distrik Kumerkek, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPapuaBarat.com, kejadian itu mencuat melalui video berdurasi 3.24 menit, Minggu (25/12/2022).
Dalam video itu, Komandan Operasi TPNPB Kodap IV Sorong Raya Arnoldus Yancen Kocu mengaku telah menguasai Kumerkek.
"Kami sudah masuk di Kumerkek Ibukota Kabupaten Maybrat," ujar Arnoldus, Minggu malam.
Terkait klaim tersebut, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga tegas membantah klaim TPNPB terkait video yang beredar.
Ia berjanji akan memburuh para gerilyawan TPNPB Kodap IV Sorong Raya, di Kabupaten Maybrat.
"Saya akan kejar dan tangkap mereka (TPNPB) karena semua itu adalah pelaku kejahatan," ujar Daniel, kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (26/12/2022).
Baca juga: Kapolda Papua Barat Terjunkan Pasukan Khusus Jaga Ibadah Natal di Maybrat dan Bintuni