BKKBN Papua Barat Optimalkan 1.837 Tim Pendamping Keluarga untuk Percepatan Penurunan Stunting
BKKBN Papua Barat pada tahun ini akan memfokuskan penanganan stunting di Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong.
Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Tarsisius Sutomonaio
“Satu di antara langkah strategis penurunan stunting dari BKKBN yaitu memfasilitasi rapat koordinasi TPPS,” kata Philmona Maria Yarollo.
Baca juga: Cegah Kasus Stunting, Pemda Maybrat Bagi-bagi Telur untuk Pelajar dan Warga
Lebih lanjut ia bilang, pihaknya pada tahun ini akan memfokuskan penanganan stunting di Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong.
Lantaran, di kedua daerah ini, memiliki jumlah penduduk yang paling banyak dan prevalensi stunting mengalami kenaikan signifikan pada 2022.
Berdasarkan data SSGI 2022, prevalensi stunting Kabupaten Manokwati sebesar 36,6 persen atau mengalami kenaikan sebesar 9,7 persen dari tahun sebelumnya.
Kota Sorong, memiliki prevalensi stunting sebesar 27,2 persen atau naik 7,3 persen dari tahun sebelumnya.
"Supaya bisa seperti Kabupaten Maybrat, yang turun signifikan 7,2 persen dari tahun sebelumnya," ujar Philmona Maria Yarollo. (*)
BKKBN Papua Barat
penurunan stunting
Philmona Maria Yarollo
tim pendamping keluarga
prevalensi stunting
Kabupaten Manokwari
Kota Sorong
BKKBN
Antisipasi Kerawanan di Sorong, Polda Papua Barat Kirim 100 Brimob |
![]() |
---|
Massa Rusak Rumah Gubernur Papua Barat Daya, Anak-anak Sekolah Panik |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca Kabupaten Manokwari pada Awal Pekan ke-4 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Imigrasi Manokwari Buka Pelayanan Paspor Merdeka di MCM, Belanja Sambil Urus Paspor |
![]() |
---|
PKKMB UNIPA 2025 Tuntas, Ketua Panitia: Mahasiswa Baru Siap Gabung Kampus |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.