Diresmikan Bupati, RSUD Kaimana Kini Dilengkapi Ruang ICU yang Dikepalai Dokter Spesialis

Pelayanan di ruang ICU RSUD Kaimana dipimpin oleh dokter spesialis anastesi dan sejumlah tim perawat terlatih. 

Penulis: Arfat Jempot | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TribunPapuaBarat.com/Arfat Jempot
Bupati Kaimana, Freddy Thie, saat menggunting pita tanda diresmikan Ruang ICU RSUD Kaimana, Papua Barat, Jumat (2/6/2023). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaimana kini dilengkapi ruangan Intensive Care Unit (ICU). 

Ruangan ICU RSUD Kaimana diresmikan oleh Bupati Kaimana, Freddy Thie, Jumat (2/6/2023). 

Peresmian ruang ICU RSUD Kaimana, ditandai dengan pengguntingan pita oleh bupati. 

Direktur RSUD Kaimana, dr Vinsensia Thie, mengatakan pembentukan ruangan ICU berdasarkan surat keputusan Menteri Kesehatan (Menkes) Indonesia, Nomor 1778/ Menkes/SK/II/2010 Tentang pedoman penyelenggaraan pelayanaan ICU di RSUD. 

Mantan kepala Puskesmas Kaimana ini mengatakan pelayanan di ruang ICU RSUD Kaimana merupakan tergolong pelayanan primer. 

Baca juga: Bupati Kaimana Kunjungi Daerah Terpencil di Kampung Wusokuno, Janjikan Perhatian Khusus

 

Pelayanan di ruang ICU RSUD Kaimana dipimpin oleh dokter spesialis anastesi dan sejumlah tim perawat terlatih. 

Ruang ICU RSUD Kaimana dilengkapi empat tempat tidur, tiga untuk dewasa dan satu untuk pasien anak. 

"Dilengkapi peralatan medis khusus yang telah memenuhi standar pelayanan, dan persyaratan mutu, keamanan serta keselamatan bagi pengguna di ruang ICU," kata Vinsensia Thie.

Menurutnya perawat terlatih yang bertugas di ruang ICU telah melakukan proses seleksi, dalam dua tahap.

Tahap pertama pada 15 September 2022, diikuti oleh 9 orang namun hanya 2 orang yang dinyatakan memenuhi kriteria. 

Baca juga: Bupati Freddy Thie Harap Pemda Kaimana dan Bank Papua Lebih Sinergis Bangun Daerah

Selanjutnya mengikuti pelatihan perawat ICU selama tiga bulan, di RSUD Dokter Mawardi, Solo, Jawa Tengah. 

"Satu di antara peserta asal Kaimana dinyatakan sebagai peserta lima besar terbaik," ujar Vinsensia Thie.

Seleksi perawat ICU gelombang kedua dilakukan pada 14 April 2023, 12 orang dinyatakan lolos seleksi. 

"Empat orang disiapkan untuk mengikuti pelatihan selama tiga bulan di RSUD Mawardi Solo," ujarnya. 

Direktur dengan sapaan akrabnya Vin pun berterima kasih kepada Pemkab Kaimana, yang membantu ruma sakit mendanai proses pelatihan empat perawat ICU di Solo. 

Baca juga: Bupati Kaimana Freddy Thie Ingatkan Warga Teluk Arguni Jangan Palang Jalan

"Saat ini di RSUD Kaimana demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, kami dibantu tenaga dokter spesialis dari Universitas Udayana Bali.  Hasil kerja sama Pemkab Kaimana dan Universitas Udayana Bali," kata Vinsensia Thie.

Menurut Vin, ruang ICU di RSUD Kaimana sudah lama diimpikan bersama sehingga mengharapkan dukungan Pemkab Kaimana, serta stakeholder lain.

"Dalam memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat, kami sesuai visi misi Pemkab Kaimana yakni mengoptimalkan pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan, kepada masyarakat Kaimana," ujarnya. 

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Kaimana, Freddy Thie, Dandim 1804 Kaimana Letkol Inf. Ruruh Sejati, Kajari Kaimana Anton Markus Londa, 

Danyon 764 Kaimana, Letkol Inf. Ucok Namara, Sekda Kaimana Donald R Wakum, Kadis Kesehatan Arifin Sirfefa, dokter spesialis, dokter umum dan tenaga medis di RSUD Kaimana

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved