Berita Manokwari
Hermus Indou: 10 Menit Bertemu Presiden Jokowi Membawa Perubahan Besar untuk Manokwari
Tetapi, memiliki pengaruh yang sangat besar untuk mewujudkan Manokwari sebagai role model pembangunan sekaligus pusat peradaban.
Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Libertus Manik Allo
Sementara untuk Manokwari UMKM Center, ia mengaku, pembangunannya untuk menyediakan infrastruktur yang memadai bagi para pelaku usaha untuk memasarkan produknya.
Sehingga, mengerek pendapatan per kapita masyarakata dan pendapatan asli daerah Kabupaten Manokwari.
“Ada gedung Ottow Geissler International Convention Center di Pulau Mansinam supaya kita meninggalkan cara konvensional saat HUT Pekabaran Injil,” urai Hermus Indou.
Ia menyebut, peringatan HUT Pekabaran Injil yang jatuh pada 5 Februari tiap tahunnya, masyarakat kewalahan mobilisasi tenda dan peralatan lain ke Pulau Mansinam.
Belum lagi dengan tumpukan sampah yang menggunung.
Oleh sebab itu, menyediakan bangunan dengan fasilitas lengkap di Mansinam, bagi Hermus adalah keniscayaan.
“Stadion mini juga harus dibangun untuk mendukung potensi olahraga kita di Manokwari. Karena ada anak-anak kita yang sudah bisa masuk Timnas Indonesia,” tuturnya.
Ia pun mengakui, pembangunan infrastruktur skala besar, itu tidak dapat selesai dalam hitungan satu atau dua tahun.
Tetapi, menurut dia, memperjuangkan usulannya hingga ke Presiden Jokowi, layaknya menanam benih baik.
"Butuh tiga sampai empat tahun, tapi harus dikerjakan mulai dari sekarang," ungkapnya.
“Kita sudah mulai dengan Pasar Sanggeng dan RTP Borarsi. Setidaknya, tiap tahun ada hasil-hasil pembangunan,” tandas Hermus Indou.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.