Berita Manokwari
RTP Borarsi Rampung Tahun Depan, Hermus Indou: Legasi Pemerintah dan Penuhi Janji Kampanye
Supaya sebelum akhir masa jabatan kita, setidaknya ada pembangunan yang bisa dirasakan masyarakat
Penulis: Kresensia Kurniawati Mala Pasa | Editor: Libertus Manik Allo
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat termasuk proyek strategis nasional yang ditargetkan rampung tahun 2024.
Pembangunan RTP Borarsi dikerjakan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Barat terhitung mulai Agustus 2023 sampai Agustus 2024.
Bupati Manokwari Hermus Indou mengaku, pembangunan RTP Borarsi sangat bermakna bagi masyarakat Papua Barat, khususnya di Manokwari.
Baca juga: Dukung Pembenahan RTP Borarsi, Xaverius Kameubun: Publik Butuh Ruang Lebih Baik
Baca juga: Paulus Waterpauw Letakan Batu Pertama RTP Borarsi: Komitmen Nyata Pemerintah Menata Manokwari
Menurut dia, kehadiran proyek strategis di Manokwari, itu sebagai wujud nyata kehadiran negara di Bumi Kasuari.
Sekaligus sebagai legasi era pemerintahan yang sedang memimpin, baik itu dari di tingkat Pemerintah Pusat maupun pemerintah daerah.
“Pembangunan ini juga untuk memenuhi janji kampanye kita dulu ke rakyat,” ungkap Hermus Indou usai dalam sambutannya saat peletakan batu pertama pembangunan RTP Borarsi, Selasa (12/9/2023).
Menurut dia, dalam kurun lebih dari 20 tahun Manokwari menjadi ibu kota Provinsi Papua Barat, belum ada pembangunan fisik skala besar.
Padahal, ucap Hermus, pemerintah daerah tidak kekurangan uang di tengah kucuran dana otonomi khusus (Otsus) yang kini sudah memasuki jilid II.
“Manokwari dari dulu begini-begini saja. Padahal kita punya cukup uang,” ujar Bupati Manokwari periode 2021-2024 itu.
Ia mengakui, hal inilah yang menjadi pelecut asa Pemerintah Provinsi Papua Barat di bawah kepemimpinan Pj Gubernur Paulus Waterpauw, dan Pemerintah Kabupaten Manokwari.
Mulai dari mengusulkan beberapa proyek strategis nasional ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR pada Agustus tahun lalu.
Hingga mengawal tiap tahapan realisasi proyek, seperti pembebasan lahan dan pembayaran ganti rugi bagi warga terdampak pembangunan.
“Supaya sebelum akhir masa jabatan kita, setidaknya ada pembangunan yang bisa dirasakan masyarakat,” ujar Hermus Indou.
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Papua Barat Marsudi mengakui, koordinasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Manokwari memuluskan proyek.
“Soal non-teknis sudah selesaikan oleh Bapak Bupati Manokwari (Hermus Indou), jadi kita bisa cepat masuk,” tutur Marsudi.
Ia merinci, RTP Borarsi dibangun di lahan seluas 24.940 meter persegi.
Serta, bangunan utama dua lantai seluas 4.903,71 meter persegi.
"Bangunan utama akan diterapkan building information management," jelas Marsudi.
Ia merinci, RTP Borarsi akan dilengkapi gedung utama, panggung utama, lapangan serbaguna, tribun sayap, pedestarian lapangan basket, gateball, playground dan area parkir.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.