Minggu, 12 April 2026

Lanal Kaimana Amankan 345 Liter Cap Tikus ''Tak Bertuan'' Kiriman dari Bitung

Ratusan liter minuman keras dalam botol itu dibungkus enam karton dan dua tas berukuran besar.

Tayang:
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Tarsisius Sutomonaio
zoom-inlihat foto Lanal Kaimana Amankan 345 Liter Cap Tikus ''Tak Bertuan'' Kiriman dari Bitung
TribunPapuaBarat.com/Arfat Jempot
Danlanal Kaimana, Mayor Mar Silenius Amelion Wihyawari, diapit Dansatma Lanal Kaimana, Letda Laut (P) Syahid Hidayat (kiri) dan Danpomal Lanal Kaimana, Letda Laut (PM) Edi Setiawan (kanan) saat konferensi pers soal minuman keras di kantor Lanal Kaimana, Rabu (6/12/2023) sore. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA – Jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kaimana menyita 345 liter minum keras (miras) berjenis cap tikus, Selasa (5/12/2023).  

Saat itu, ratusan liter minuman keras tersebut masuk ke Kabupaten Kaimana menggunakan kapal laut.

Penyitaan ini dilakukan oleh Satgas Otsus bekerja sama dengan Satgas Pengamanan (Pam) Pelabuhan Lanal Kaimana dan Intel Kodam XVIII Kasuari di Dermaga Kaimana, sekira pukul 22.48 WIT.

Ratusan liter minuman keras dalam botol itu dibungkus enam karton dan dua tas berukuran besar.

Baca juga: Ipda Naufalsyah: Miras Jadi Faktor Utama Lakalantas di Fakfak Periode 2023

 

“Minuman keras dikemas di dalam botol mineral berukuran 1,5 liter yang dibawa dari Bitung (Sulawesi Utara) tujuan Kaimana,” kata Danlanal Kaimana, Mayor Mar Silenius Amelion Wihyawari, ketika jumpa pers di kantor Lanal Kaimana, Rabu (6/12/2023) sore.

Saat itu, ia didampingi Dansatma Lanal Kaimana, Letda Laut (P) Syahid Hidayat, dan Danpomal Lanal Kaimana, Letda Laut (PM) Edi Setiawan 

Silenius mengakui belum mengetahui pemilik barang itu.

Ia menduga sang pemilik kemungkinan mengetahui keberadaan petugas di dermaga.

Baca juga: Masyarakat Fakfak Minta Polisi Tertibkan Penjualan Miras 

"Pemiliknya tidak ditemukan. Kami melakukan operasi, barangnya ditinggal dan orangnya kabur. Kami belum bisa memastikan pemiliknya,” ujar  Silenius Amelion Wihyawari.

Ia menyebut operasi di dermaga itu sesuai petunjuk dari Mabes TNI untuk menjaga agar proses Pemilu 2024 agar aman dan lancar.

“Kami bekerja sama dengan intel daerah dan Lanal-Lanal di sepanjang wilayah Armada 3 dalam rangka pemilu damai 2024,” katanya.

Operasi itu, ucapnya, akan terus digelar.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved