Teluk Wondama KLB Demam Berdarah, Ada 260 Kasus DBD di Distrik Wasior
Tim dari Puskesmas Wasior dan Dinas Kesehatan, ucapnya, memeriksa hingga ke bak mandi dan penampung air warga.
Penulis: Demas Yona Kornelius Wamaer | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Kepala-Distrik-Wasior-Antonius-Alex-Marani.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, WONDAMA - Sejak Januari hingga awal Desember 2023, ada 260 kasus demam berdarah (DBD) di Distrik Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat.
Sebagian dari mereka masih dirawat di rumah sakit.
Jumlah kasus DBD di Distrik Wasior merupakan yang terbanyak dari 13 distrik di Kabupaten Teluk Wondama.
Pemerintan Teluk Wondama pun memperpanjang status Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) .
Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat evaluasi bersama Forkopimda atas status KLB sebelumnya, Selasa (5/11/2023).
Baca juga: Warga Terserang DBD, Dinas Kesehatan Bagikan Kelambu di Kampung Kaibi Wondama
Sebagai pencegahan penambahan jumlah pasien, dalam rapat itu, tim kesehatan Puskesmas Wasior dan Dinas Kesehatan Teluk Wondama sepakat untuk memberantas sarang nyamuk DBD di Distrik Wasior.
"Kami diundang oleh BNPB. Pada 5-6 Desember lalu, kami memulai (pemberantasan sarang nyamuk DBD) di Kampung Manopi. Tanggal 7 Desember di Kampung Iriati," kata Kepala Distrik Wasior, Ickbal Marani, Kamis (7/12/2023).
Sarang-sarang nyamuk itu, ucapnya, ada di ban atau drum bekas atau tempat-tempat air tergenang.
Tim dari Puskesmas Wasior dan Dinas Kesehatan, ucapnya, memeriksa hingga ke bak mandi dan penampung air warga.
Baca juga: Manokwari Waspada DBD, Masyarakat Bisa Cegah dengan Langkah Berikut Ini
"Kami menguras air yang telah ditempati oleh telur nyamuk dan memasmi telur nyamuk pakai cairan abate," ujar Ickbal Marani.
Ia mengatakan upaya itu untuk mencegah dan memberikan rasa perlindungan kesehatan kepada masyarakat.
"Walaupun kemungkinan tindakan itu tidak terlalu efektif secata keseluruhan, setidaknya kami bisa mencegah perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah," kata Ickbal Marani
Di Distrik Wasior , ucapnya, ada 9 kampung dan 1 kelularahan ditambah dengan 8 kampung pemekaran.
Sejauh ini, ucapnya, tim kesehatan baru melakukan penanganan di dua kampung.