Berita Fakfak
Warga Minta Pemkab Fakfak Adakan Festival Akbar Panen Durian
Lanjut Aminudin, durian kerak bumi dari Fakfak memiliki karakteristik berukuran besar dan isinya banyak. Selain itu, rasanya legit.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Festival-durian-fakfak.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Semarak memasuki puncak musim Buah Durian di Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat, warga meminta penuh pemerintah setempat mengadakan Festival Akbar Panen Durian Bersama.
"Kami berharap pemerintah daerah bisa melihat durian ini sebagai potensi, misalnya bisa mencontoh daerah lain untuk buat Festival Durian," kata Aminudin saat diwawancarai TribunPapuaBarat.com, Minggu (21/1/2023).
Aminudin mengatakan, dengan adanya festival maka bisa juga memicu ketertarikan wisatawan mengunjungi Fakfak.
Baca juga: Polres Kaimana Tanam 1.600 Bibit Mangrove dan Pohon Durian
Baca juga: Kota Fakfak Mulai Dibanjiri Durian dari Distrik Kramongmongga, Pembeli Tampak Ramai
"Selama ini kalau musim durian yah seperti biasa masyarakat menjual, tetapi ini kalau bisa dilihat baik oleh dinas terkait maka ini potensi besar," ujarnya.
Sebagai petani durian, ia tahu betul bahwasanya durian yang tumbuh di Fakfak ada masa panennya.
"Saat puncak masa panen, maka di waktu itulah bisa dibuatkan festival. Belum lagi kita di Fakfak ini juga terkenal penghasil durian kerak bumi," tandasnya.
Lanjut Aminudin, durian kerak bumi dari Fakfak memiliki karakteristik berukuran besar dan isinya banyak.
Selain itu sambung Aminudin, rasa durian Fakfak sangat legit.
"Kalau pemerintah bisa adakan festival durian, maka masyarakat bisa datangkan durian dari kampung-kampung. Karena tentu masyarakat kita ini punya durian banyak dan masing-masing ada jenisnya," ucapnya.
Lebih lanjut Aminudin mengatakan, dengan adanya festival, maka durian Fakfak bisa semakin dikenal luas.
Bahkan bukan tak mungkin wisatawan berkunjung ke Fakfak untuk mencari durian.
Kemudian, dikatakannya pula Kabupaten Fakfak sebagai kota pala sudah barang tentu punya ikon atau ciri khas sebagai kota buah.
"Untuk itu, hasil bumi kita khususnya buah-buahan ini harus diangkat dan dikenalkan ke banyak orang. Bukan kepada orang Fakfak saja tetapi satu Papua harus tahu bahkan seluruh Indonesia," tuturnya.
Di tempat yang sama, penjual durian lainnya, Yahya Hegemur berharap pemerintah setempat agar durian yang didagangkan bisa naik kelas.
"Kalau bisa diadakan acara festival bisa lebih bagus, tetapi kalau tidak maka buah-buah musiman kayak durian ini harus juga bisa diangkat ke media," tandasnya.
(*)