Kamis, 14 Mei 2026

Berita Fakfak

Berikut Kendala Perhitungan Suara Pemilu 2024 di Distrik Fakfak Timur Tengah

"Namun terlepas dari kendala tersebut, proses perhitungan berjalan lancar dan aman, kami juga minta saling menjaga ketertiban dan kebersihan,"

Tayang:
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
zoom-inlihat foto Berikut Kendala Perhitungan Suara Pemilu 2024 di Distrik Fakfak Timur Tengah
TribunPapuaBarat.com//Aldi Bimantara
Kepala Distrik Fakfak Timur Tengah, Marthen Wouw menyebutkan proses perhitungan suara di Distrik Fakfak Timur Tengah terkendala listrik yang sering padam, Selasa (20/2/2024). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Kondisi listrik yang sering padam menjadi kendala dalam proses perhitungan suara di Distrik Fakfak Timur Tengah, Kabupaten Fakfak Papua Barat.

"Memang selama 3 hari berturut-turut itu saat proses perhitungan suara di Distrik Fakfak Timur Tengah memang lampu sering padam sehingga ini menjadi kendala," ungkap Kepala Distrik Fakfak Timur Tengah, Marthen Wouw kepada TribunPapuaBarat.com saat diwawancarai di Fakfak Papua Barat, Selasa (20/2/2024).

Untuk itu, pihaknya berharap agar PLN dapat memperhatikan kondisi tersebut mengingat para petugas tentunya dikejar waktu.

Baca juga: KPU Fakfak: Hingga Saat Ini Belum Ada Rekomendasi PSU dari Bawaslu   

Baca juga: KPU Fakfak Ajak Warga Kawal Pelaksanaan Proses Rekapitulasi Suara Pemilu 2024

"Kita juga tetap memperhatikan kondisi kesehatan mereka, sehingga listrik ini sangat vital untuk penunjang dalam proses perhitungan yang bahkan sampai malam hari," tekannya.

Marthen membeberkan pihaknya memang sudah beberapa kali berkoodinasi untuk jangan sampai lampu padam saat proses perhitungan suara di tingkat distrik.

"Namun terlepas dari kendala tersebut, proses perhitungan berjalan lancar dan aman, kami juga minta saling menjaga ketertiban dan kebersihan," tandasnya.

Terakhir, ia berharap agar masyarakat dapat menghindari isu hoaks atau berita bohong dalam proses atau tahap rekapitulasi suara tingkat distrik yang masih berlangsung.

"Kita tahu bersama, isu-isu hoaks untuk memecah belah ini pastinya marak apalagi ini sedang proses perhitungan sehingga mari kita tetap jaga persatuan dan kedamaian bersama," ajak Marthen.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved