Selasa, 5 Mei 2026

Pemprov Papua Barat

Sampah Plastik Jadi Persoalan Serius, 1.500 Orang Bersihkan Teluk Sawaibu Manokwari

Sampah menjadi persoalan serius, multidimensi sehingga pelibatan komponen masyarakat menjadi penting.

Tayang:
Penulis: R Julaini | Editor: Libertus Manik Allo
zoom-inlihat foto Sampah Plastik Jadi Persoalan Serius, 1.500 Orang Bersihkan Teluk Sawaibu Manokwari
Tribunpapuabarat.com//Rachmat Julaini
Penjabat Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere saat memilah sampah plastik usai menggelar apel gabungan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Rabu (21/2/2024). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pemerintah Provinsi Papua Barat bersihkan sampah di darat dan laut sekitar Teluk Sawaibu, Kabupaten Manokwari.

Pembersihan itu digelar sekaligus memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

Pj Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere mengatakan, peringatan HPSN memberi arti penting bagi semua orang untuk memperhatikan masalah sampah.

Baca juga: Disentil Mendagri Soal Sampah di Laut Mansinam, Ini yang Bakal Dilakukan Ali Baham Temongmere

Baca juga: Maria Nauw: Desain Rumah Warga Pesisir Bisa Kurangi Sampah Laut

Sampah disebut Ali Baham Temongmere ada dalam kehidupan sehari-hari yang bersumber dari segala tempat terutama pasar, rumah tangga dan berbagai aktivitas manusia.

Sampah menjadi persoalan serius, multidimensi sehingga pelibatan komponen masyarakat menjadi penting.

Sampah plastik secara khusus membutuhkan perhatian dan upaya bersama untuk diatasi.

"Maka dari itu HPSN 2024 berfokus pada upaya mencegah dan mengatasi sampah plastik dengan cara produktif menuju pencapaian kesepakatan global," kata Ali Baham Temongmere, Rabu (21/2/2024).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Papua Barat, Raymond Richard Hendrik Yap menambahkan pihaknya menyiapkan gerakan pilah dan pembersihan sampah juga pembersihan Teluk Sawaibu.

"Gerakan itu agar polusi rumah tangga terutama sampah plastik dapat dikelola dengan baik sesuai target pengelolaan sampah rumah tangga," ungkapnya.

Pembersihan di darat dan laut di Teluk Sawaibu itu dinilai Raymond Yap sebagai langkah edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

Pembersihan itu melibatkan 134 komponen yang terdiri dari unsur Pemprov Papua Barat, TNI-Polri, Pemkab Manokwari, Ormas dan Karang Taruna di Manokwari.

Terdapat 12 titik lokasi pembersihan sampah dengan pelibatan 1.500 orang.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved