Rabu, 13 Mei 2026

Fakultas Pertanian Unipa Dapat Dana Revitalisasi 6,6 Miliar, Dekan: Lengkapi Teknologi Pertanian

Kebun Fakultas Pertanian UNIPA didesain menjadi pusat belajar bagi masyarakat umum maupun siswa sekolah.

Tayang:
zoom-inlihat foto Fakultas Pertanian Unipa Dapat Dana Revitalisasi 6,6 Miliar, Dekan: Lengkapi Teknologi Pertanian
TRIBUNPAPUABARAT.COM/KRESENSIA KURNIAWATI MALA PASA
Dekan Fakultas Pertanian Unipa, Dwiana Wasgito Purnomo, saat diwawancarai TribunPapuaBarat.com, di Manokwari, Papua Barat, Jumat (1/3/2024). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Pada 2024, Fakultas Pertanian (Fakultas Pertanian) Universitas Papua (UNIPA) menerima dukungan anggaran sebesar Rp 6,6 miliar.

Dekan Fakultas Pertanian UNIPA, Dwiana Wasgito Purnomo, mengatakan anggaran itu bersumber dari dana revitalisasi perguruan tinggi (PT).

Ia mengaku anggaran tersebut akan dipakai untuk melengkapi peralatan yang menunjang pembelajaran di kampus sesuai teknologi pertanian terbarukan.

Menurut Dwiana Wasgito Purnomo, laboratorium Fakultas Pertanian UNIPA menjadi prioritas pembenahan demi keberhasilan akreditasi laboratorium, baik itu laboratorium lapangan maupun dalam gedung.

Tujuannya agar Fakultas Pertanian UNIPA mampu berdaya saing unggul di antara jajaran kampus pertanian lain untuk menghasilkan tenaga ahli pertanian dan perkebunan.

Baca juga: Kolaborasi UNIPA-Pemkab Sorsel, SSH Distrik Konda Didik 107 Anak Asli Papua 

 

“UNIPA mendapat (Rp) 80 M, dan Fakultas Pertanian mendapat bagian (Rp) 6,6 M itu,” kata Dwiana Wasgito Purnomo ketika ditemui TribunPapuaBarat.com di kampus UNIPA, Amban, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (2/3/2024).

Penyediaan peralatan di laboratorium versi lengkap dan terbaru, ucapnya, akan sangat mendukung program “Ayo Berkebun” yang telah dicanangkan Fakultas Pertanian UNIPA pada awal tahun 2024.

Kebun Fakultas Pertanian UNIPA didesain menjadi pusat belajar bagi masyarakat umum maupun siswa sekolah.

Kebun ini mengaplikasikan hasil penelitian dosen dan teknologi tepat guna serta pengembangan teknologi hidroponik.

Program Ayo Berkebun Fakultas Pertanian UNIPA dijabarkan dalam lima komunitas yakni komunitas sayuran dan hidroponik, pertanian organik, tanaman pangan, tanaman hias, serta komunitas tanaman hutan dan buah-buahan.

Baca juga: Fakultas Pertanian UNIPA Resmi Buka Prodi Kewirausahaan, Penerimaan Mahasiswa Baru Mulai 2024

Menurutnya, proses tanam dan budidaya komoditas pertanian dan perkebunan dalam program Ayo Berkebun akan mengaplikasikan inovasi riset para dosen dan mahasiswa yang didukung dengan teknologi pertanian terbarukan.

Kelima komunitas yang terbentuk nantinya disebar untuk mengolah lahan kebun percobaan Fakultas Pertanian UNIPA, antara lain di daerah Manokwari ada di Manggoapi, Anggori dan Amban Pantai.

Di Kabupaten Sorong Selatan, ucapnya, kebun Fakultas Pertanian UNIPA ada di daerah Kilo 14. Luas lahan kebun Fakultas Pertanian UNIPA di setiap kawasan bervariasi dari satu hektar sampai tiga hektar.

“Kami punya laboratorium lapangan berupa kebun praktik. Ada juga laboratorium dalam gedung, seperti laboratorium agronomi dan klimatologi, hama dan penyakit, ilmu tanah dan pemuliaan tanah,” kata Dwiana Wasgito Purnomo.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved