Marak Modus Penipuan Lewat Media Sosial, Polisi Imbau Warga Fakfak Waspada
"Media sosial tentu dapat menimbulkan penyebaran isu sara dan berita hoaks," kata Slamet Eko Rohmanudin.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Kepolisian-Sektor-Polsek-Fakfak-menggelar-Jumat-Curhat-d.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Kepolisian di Kabupaten Fakfak meminta masyarakat mewaspadai berbagai modus penipuan melalui sosial media atau sosmed.
Itu disampaikan Kapolsek Fakfak, Iptu Slamet Eko Rohmanudin, kepada TribunPapuaBarat.com di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, dalam giat Jumat Curhat, Jumat (29/3/2024).
"Kami mengimbau kepada warga agar bijak dalam menggunakan handphone dan media sosial, mengingat sedang banyak modus penipuan melalui medsos," ujarnya.
Ia juga meminta agar masyarakat Fakfak dalam penggunaan medsos agar jangan mudah meneruskan pesan yang tak jelas asal usulnya.
Baca juga: Waspada Penipuan, Perum Bulog Fakfak Tidak Jual Sembako Murah Lewat Media Sosial
Baca juga: Candaannya Soal Amin Viral di Media Sosial, Begini Respons Zulkifli Hasan
"Media sosial tentu dapat menimbulkan penyebaran isu sara dan berita hoaks," kata Slamet Eko Rohmanudin.
Ia mengatakan masih banyak warga yang terkecoh dengan perpesanan penipuan melalui WhatsApp.
"Modus-modus seperti itu masih ada di medsos sehingga masyarakat harus waspada dan tidak mudah meneruskan pesan-pesan semacam itu," katanya.
Melalui Jumat Curhat, ia meminta masyarakat untuk memberikan curhatan atau masukan ke Kepolisian.
"Kami mengharapkan kerja sama yang erat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman dan menjaga keamanan bersama," ujar Slamet Eko Rohmanudin.
| Kanwil Ditjenpas Papua Barat Tegaskan Komitmen Bersih dari Narkoba dan Handphone Ilegal |
|
|---|
| Wabup Kaimana Hadiri Apel Damai Siswa Taruna Kasuari: Perselisihan Jadi Pelajaran |
|
|---|
| Ketua Dewan Adat Papua Yan Kamisopa: Persatuan dan Keamanan Kunci Pembangunan |
|
|---|
| Kasus Siswa SMA Taruna Kasuari Nusantara Diselesaikan Damai, Aktivitas Belajar Normal |
|
|---|
| Razia Anti Halinar di Lapas Kelas III Kaimana, Handphone dan Narkoba Nihil |
|
|---|