Info UNIPA
Profesor Wahyudi Ungkap Tujuan Pendirian Prodi S3 Ilmu Pertanian Unipa
"Dari Timur Indonesia kami (Universitas Papua) di Manokwari Papua Barat juga siap mencetak sumberdaya manusia yang unggul bagi masa depan Indonesia,"
Penulis: Hans Arnold Kapisa | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Why.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Pengelolaan dan pemanfaatan potensi pangan lokal tanah Papua yang mandiri dan berkelanjutan menjadi salah satu alasan kampus Universitas Papua menghadirkan Program Studi (Prodi) S3 Doktor Ilmu Pertanian.
Hal ini diungkapkan Koordinator Prodi S3 Doktor Ilmu Pertanian Universitas Papua, Profesor Wahyudi, menjawab Prodi S3 terbaru di lingkungan program Pascasarjana kampus tersebut.
"Prodi ini dirancang untuk menyiapkan generasi emas 2045 melalui ketahanan dan kemandirian pangan, khususnya pangan-pangan lokal di tanah papua," ujar Prof Wahyudi kepada Tribun, Selasa (23/7/2024).
Baca juga: UNIPA Resmi Punya Dua Prodi Doktor, Profesor Zita: SDM Unggul dan Inovatif
Baca juga: Pertama di Tanah Papua, UNIPA buka Prodi Doktor Ilmu Pertanian
Cita-cita tersebut, sebut Dia, sejalan dengan terbentuknya 4 daerah otonomi baru (DOB) di tanah Papua, yakni provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya.
Bahkan dari sisi penyiapan sumber daya manusia, kata Prof Wahyudi, Prodi S3 Ilmu Pertanian Universitas Papua hadir guna memenuhi kebutuhan tenaga ahli (teknokrat) dan birokrat.
"Kami hadir untuk menjawab kebutuhan empat DOB salah satunya memperkuat regulasi pengelolaan dan pemanfaatan pangan lokal secara berkelanjutan menuju Indonesia emas 2045," katanya.
Ia menuturkan, bahwa Prodi S3 Ilmu Pertanian Universitas Papua tidak spesifik pada satu bidang ilmu (pertanian) tetapi menaungi berbagai bidang ilmu lainnya.
"Selain satu-satunya Prodi S3 Doktor Ilmu Pertanian di tanah Papua, ada multidisiplin ilmu yang dinaungi prodi ini, diantaranya ilmu konsentrasi pertanian, teknologi pertanian, perikanan, kelautan, peternakan, dan kehutanan," ujarnya menjelaskan.
Dari sisi akademisi, Prof Wahyudi mengakui bahwa Prodi S3 ilmu Pertanian Universitas Papua juga ditujukan untuk meningkatkan jumlah (presentasi) lulusan doktor di wilayah Timur Indonesia.
"Dari Timur Indonesia kami (Universitas Papua) di Manokwari Papua Barat juga siap mencetak sumberdaya manusia yang unggul bagi masa depan Indonesia," pungkasnya.
(*)