Info UNIPA
Bina Akrab Fakultas Teknologi Pertanian UNIPA Resmi Ditutup
bina akrab ini bagian dari proses yang harus dilalui dalam membentuk karakter seseorang, untuk menghadapi kegiatan lainya yang besar diluar sana.
Penulis: Matius Pilamo Siep | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Fateta-209.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Bina Akrab Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) Universitas Papua (UNIPA) resmi ditutup.
Penutupan itu ditandai dengan pembubaran Panitia Bina Akrab oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FATETA UNIPA.
Pembubaran panitia itu disahkan setelah Ketua Panitia Bina Akrab FATETA setiawan A Saputra menyerahkan Laporan kepada Sekretaris BEM FATETA, Yulius Nabar.
Baca juga: Program Transmigrasi ke Papua, Ini Saran Akademisi UNIPA
Baca juga: Mahasiswa UNIPA Ini Jadi Ketua PPD Pilkada 2024 Termuda di Pegunungan Arfak
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kelas Teknologi Hasil Pertanian (THP) Dua, FATETA UNIPA, Amban Manokwari, Papua Barat, Sabtu (9/11/2024).
Bina akrab FATETA telah berlangsung sejak dua bulan lalu.
Kegiatan itu bertujuan untuk melatih mentalitas dan karakter, serta memperkenalkan kehidupan kampus kepada mahasiswa baru.
"Melalui kegiatan ini banyak sekali pengalaman baru yang kami dapatkan," kata Setiawan saat diwawancarai Tribun.
Ia pun mengatakan, selama kegiatan peserta mempelajari manajemen waktu dengan baik.
"Komunikasi antara senior junior maupun dosen, merangkul dan mengkordinir anggota untuk menjalankan kegiatan," ujarnya.
Kendati demikian, Setiawan tak menampik banyak kendala yang dihadapi ketika menjalankan kegiatan tersebut.
"Tapi kami memandang itu bagian dari proses," ujarnya.
Sementara itu, Sekertaris BEM FATETA, Yulius Nabar mengapresiasi atas kerja panitia menjalankan kegiatan hingga sukses.
Ia menegaskan, bina akrab ini bagian dari proses yang harus dilalui dalam membentuk karakter seseorang, untuk menghadapi kegiatan lainya yang besar diluar sana.
"kami selaku BEM FATETA mengucapkan terima kasih sudah bisa meluangkan waktu untuk menyukseskan kegiatan Bina Akrab walaupun banyak tugas kuliah," pungkasnya.
(*)