Kamis, 23 April 2026

Info UNIPA

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNIPA Bersih-bersih Pantai BLK Manokwari

"Kami juga akan pasang baliho untuk memberikan informasi tentang bahayanya sampah plastik untuk mahkluk hidup di lautan," ujarnya.

Tayang:
zoom-inlihat foto Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNIPA Bersih-bersih Pantai BLK Manokwari
TribunPapuaBarat.com//Matius Pilamo
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua (UNIPA) mengadakan bersih-bersih sampah. Kegiatan tersebut berlangsung di pesisir pantai BLK Manokwari, Papua Barat, Sabtu (23/11/2024). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua (UNIPA) mengadakan bersih-bersih sampah.

Kegiatan tersebut berlangsung di pesisir pantai BLK Manokwari, Papua Barat, Sabtu (23/11/2024).

Kegiatan ini merupakan satu bagian dari Tri Darma perguruan tinggi yaitu, pengabdian masyarakat. 

Baca juga: Wisuda Tahun Akademik 2024-2025, UNIPA Luluskan 428 Mahasiswa 

Baca juga: Fahutan UNIPA Gelar Papua Arts Festival 2024

"Kami melakukan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan mengajak masyarakat di pesisir pantai BLK tentang pentingnya menjaga lingkungan yang bersih tanpa sampah," kata Kordinator Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fitriyah Irmawati E Saleh saat diwawancarai Tribun.

Selain itu kegiatan ini juga sebagai bentuk rama tama antara dosen, alumni dan mahasiswa.

Kegiatan ini diikuti oleh dosen, alumni,  masyarakat dan mahasiswa jurusan perikanan yang terdiri dari tiga program studi yaitu manajemen sumber daya perairan (MSP), budidaya perairan (BDP) dan ekowisata.

"Kami juga akan pasang baliho untuk memberikan informasi tentang bahayanya sampah plastik untuk mahkluk hidup di lautan," ujarnya.

Ia juga menuturkan, peran alumni sangat besar dalam kegiatan itu sehingga kegiatan bisa dilaksanakan dengan baik.

"Peran penting juga untuk keluarga sroyer dan salah satu pelaku usaha cafe Awin yang sudah memberikan kami ruang untuk melakukan bersih-bersih pantai dengan masyarakat,"ujarnya.

Ketua Jurusan Perikanan Mudjirahayu menambahkan, perguruan tinggi harus menjalani Tri Darma perguruan tinggi yaitu pendidikan yang sudah berjalan dengan proses akademik.

Kemudian, penelitian yang dilakukan di kampus dan di lapangan, lalu pengabdian masyarakat.

"Perguruan tinggi pincang kalo dilakukan hanya pendidikan dan penelitian maka ketiga ini harus jalan sama-sama,"katanya.

Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi harus melibatkan diri langsung ke masyarakat untuk membangun dan menjaga lingkungan yang ada.

"karena kami punya laboratorium lapangan adalah masyarakat maka keberadaan kami harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat,"katanya.

Disisi lain, salah satu masyarakat yang mempunyai Awin Cafe di sekitaran pantai BLK, Deni Abast mengungkapkan rasa terima kasih kepada Jurusan Perikanan.

"Saya sangat mengucapkan terima kasih kepada para dosen dan mahasiswa yang sudah datang membersihkan pinggiran pantai BLK ini," pungkasnya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved