Info UNIPA
KMK UNIPA Gelar Misa Awal Semester Genap, Romo Antonius: Teladani Kisah Yesus Kristus
Bello berharap ibadah awal semester yang digelar dapat memberikan semangat kepada mahasiswa Universitas Papua dalam menempuh studi mereka.
Penulis: Matius Pilamo Siep | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/UKM-KMK-Unipa-25.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Unit Kegiatan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Katolik (UKM-KMK) Universitas Papua (UNIPA) menggelar misa awal semester genap.
Kegiatan ini berlangsung di Ruangan Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA) UNIPA, Amban, Manokwari, Papua Barat, pada hari Jumat (14/2/2025).
Misa tersebut dihadiri oleh mahasiswa dan dosen dari berbagai Fakultas di UNIPA.
Baca juga: Presma UNIPA Tanyakan soal Pemotongan Beasiswa KIP, Ini Jawaban Wakil Rektor III
Baca juga: Presma UNIPA Minta Perpanjangan Waktu Pembayaran SPP, Ini Tanggapan Pihak Kampus
Dalam kesempatan itu, Pastor Pendamping UKM-KMK Romo Antonius Kurniawan Diputra C.M diundang untuk memimpin misa tersebut.
Dalam homilinya, Romo Antonius menyampaikan pesan agar mahasiswa UKM-KMK UNIPA dapat meneladani kisah Yesus Kristus yang rela mati untuk menyelamatkan umat manusia.
Ia juga memberikan ilustrasi tentang Yesus Kristus yang digoda iblis selama berpuasa.
Ketua KMK UNIPA, Otavianus Aloysius Bello mengucapkan terima kasih kepada pastor pendamping serta seluruh mahasiswa yang telah hadir dalam ibadah tersebut.
"Ibadah ini bertujuan untuk melibatkan Tuhan Yesus Kristus dalam setiap proses perkuliahan yang akan berlangsung selama kurang lebih 6 bulan ke depan," katanya saat diwawancari TribunPapuaBarat.com.
Lebih lanjut, Bello berharap ibadah awal semester yang digelar dapat memberikan semangat kepada mahasiswa Universitas Papua dalam menempuh studi mereka.
Ia juga berharap melalui ibadah ini, setiap mahasiswa Katolik dapat merasakan perubahan dalam menjalani studi dan berjalan bersama Tuhan Yesus dalam setiap kegiatan di UKM-KMK maupun di fakultas dan jurusan masing-masing.
(*)