187 Kendaraan Bermotor Terjaring Operasi Keselamatan Mansinam 2025 di Kaimana
“Selama Operasi Keselamatan Mansinam 2025, kami 10 kali razia di beberapa titik di Kabupaten Kaimana," kata Edy Sumule.
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Iptu-Edy-Sumule-di-ruang-kerjanya-Selasa-2522025.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Selama 14 hari Operasi Keselamatan Mansinam 2025 di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, 187 kendaraan terjaring razia.
Ratusan kendaraan tersebut terdiri dari 182 unit kendaraan roda dua dan 5 unit kendaraan roda empat.
Kapolres Kaimana, AKBP Gadug Kurniawan, melalui Kasat Lantas, Iptu Edy Sumule, menyebut selama operasi10-23 Februari 2025, pelanggaran terbanyak adalah pengendara tidak menggunakan helm mencapai 44 kasus.
Ada 48 pelanggaran karena tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), 39 pengendara di bawah umur, dan 10 pelanggaran karena tidak menggunakan seat belt.
Selain itu, tiga kendaraan terjaring karena penggunaan knalpot brong, dan 53 pelanggaran terkait persyaratan teknis kendaraan.
Baca juga: Selain Dililit Perkara Rudapaksa, Oknum Polisi di Kaimana Diduga Terlibat Kasus Penganiayaan
“Selama Operasi Keselamatan Mansinam 2025, kami 10 kali razia di beberapa titik. Kami juga patroli sambil menegur pengendara yang melanggar,” kata Edy Sumule di ruang kerjanya, Selasa (25/2/2025).
Kasat Lantas Polres Kaimana enyoroti kurangnya kesadaran masyarakat dan pengendara terkait pentingnya tertib berlalu lintas di jalan raya.
“Meskipun sudah ada peneguran dan razia, tingkat kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas masih sangat kurang."
Saya berharap masyarakat bisa lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain, antara lain dengan selalu menggunakan helm, memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan, dan mematuhi aturan lain," ujarnya.
Operasi Keselamatan Mansinam 2025
Kabupaten Kaimana
Papua Barat
Kendaraan bermotor
Polres Kaimana
Edy Sumule
| Ketum PAL-KOAP Imbau Warga Jaga Keamanan Manokwari Menjelang Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Polda Papua Barat Matangkan Persiapan 811 Personel Pengamanan Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|
| Tiga Tahun Tertunda, Pembangunan Gedung BWS Papua Barat Tersandera Sengketa Tanah |
|
|---|
| Tidak Terbukti, Lapas Manokwari Bantah Keterangan JPU Soal Pengendalian Narkoba dari Dalam |
|
|---|
| PLN UP3 Manokwari Siagakan 125 Personel, Pastikan Listrik Aman Selama Pesparawi Nasional XIV |
|
|---|