Tiga Bulan Iptu Tomi Marbun Hilang di Teluk Bintuni, Keluarga Datangi Mabes Polri

Ia mengatakan Polres Teluk Bintuni dan Polda Polda tak memberikan keterangan resmi tentang alasan penghentian pencarian Iptu Tomi Marbun.

TribunPapuaBarat.com//Syahrul
TOMI HILANG - Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni Iptu Tomi Marbun. Keluarga menyambangi Mabes Polri karena merasa banyak kejanggalan dalam pencarian Tomi, Jumat (7/2/2025). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Hampir tiga bulan Iptu Tomi Marbun hilang. Saat kejadian, Tomi menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, Papua Barat.

Ia dilaporkan tergelincir lalu hanyut terbawa arus Sungai Rawara, Teluk Bintuni, Papua Barat, pada 18 Desember 2024. Saat itu, ia sedang bertugas.

Kasus hilangnya Iptu Tomi Marbun masih menjadi misteri bagi keluarganya.

Bahkan, keluarga menyambangi Mabes Polri karena merasa banyak kejanggalan dalam pencarian Tomi, Jumat (7/2/2025).

Mereka meminta kepastian kepada Kabareskrim mengenai nasib Tomi Marbun karena tidak ada kabar yang jelas dari Polres Teluk Bintuni

Advokat Monterry Marbun menyebut kejanggalan dalam kasus ini antara lain kesaksian yang berbeda-beda dari pihak terkait.

Keluarga Iptu Tomi Marbun juga menilai tidak ada yang turun langsung ke lokasi kejadian hingga pencarian Tomi dihentikan.

"Dari Desember sampai detik ini, tidak ada tim yang sampai di TKP untuk melakukan pencarian," kata Monterry Marbun kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (7/3/2025).

Baca juga: Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni Belum Ditemukan, Ibunda Tomi Marbun: Dengarkan Jeritan Kami

 

Ia mengakui sembilan petugas sempat lokasi kejadian, tapi hanya melakukan adat atas saran dari ketua adat di lokasi tersebut.

Ia mengatakan Polres Teluk Bintuni dan Polda Polda tak memberikan keterangan resmi tentang alasan penghentian pencarian Iptu Tomi Marbun.

"Kami sudah bertemu dengan Kabareskrim dan meminta untuk memeriksa pihak-pihak terkait. Jadi, kami menunggu perkembangan saja," ujar Monterry Marbun.

Ia berharap Kabareskrim dan jajarannya menyampaikan aduan keluarga ke Paminal atau Propam untuk memeriksa Polres Teluk Bintuni.

Ia juga mengatakan Polres Teluk Bintuni tidak pernah menginformasikan kronologi yang sebenarnya soal kejadian yang menimpa Tomi Marbun.

"Dalam tiga bulan ini, saya mencari informasi tentan kronologi sebenarnya, tapi tidak ada satu orang pun yang mau berbicara," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved