Berita Papua Barat
Bukber dengan Wartawan, BI Papua Barat Paparkan Agenda Selama Ramadan dan Idulfitri 2025
Bank Indonesia juga memastikan terus mengawasi kelancaran transaksi non tunai selama periode Ramadan dan Idulfitri 2025.
Penulis: R Julaini | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Hum-bi-pabar-3.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat memaparkan sejumlah agenda selama Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah atau 2025 Masehi.
Pemaparan agenda dilakukan dihadapan wartawan se-Kabupaten Manokwari yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, Selasa (11/3/2025) petang.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, Sonaji, menyatakan pihaknya menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp461 miliar, atau 154 persen dari total kebutuhan, yang diproyeksikan sebesar Rp299 Miliar.
Baca juga: Bank Mandiri Luncurkan KTM dan ATM Mahasiswa UNIPA
Baca juga: Program Sosial Bank Indonesia Papua Barat Dukung Pariwisata Bahari Manokwari dan Kado Natal 2023
Sebagai bentuk inovasi dalam penyediaan layanan penukaran uang, pada Ramadan dan Idulfitri, Bank Indonesia juga mengoptimalkan penggunaan aplikasi Penukaran dan Tarik Uang Rupiah (PINTAR) yang dapat diakses melalui https://pintar.bi.go.id.
"Penggunaan aplikasi ini memungkinkan masyarakat untuk melakukan pemesanan penukaran uang secara daring, sehingga dapat mengurangi antrean fisik dan kepadatan di lokasi penukaran," ungkap Sonaji.
Aplikasi ini juga dipasatikan akan menjamin distribusi uang lebih merata dan adil, serta meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan dengan aksesibilitas yang lebih luas bagi Masyarakat.
Pada pembayaran non tunai, Bank Indonesia mengembangkan berbagai inovasi sistem pembayaran yang dapat dioptimalkan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri seperti alat pembayaran menggunakan kartu (kartu debit atau kartu kredit), QRIS, dan transfer melalui BI Fast, SKNBI maupun BI-RTGS.
Bank Indonesia juga memastikan terus mengawasi kelancaran transaksi non tunai selama periode Ramadan dan Idulfitri 2025.
Lebih lanjut, Bank Indonesia senantiasa melakukan edukasi perlindungan konsumen melalui berbagai kanal untuk meningkatkan pemahaman konsumen dan masyarakat dalam menjaga keamanan bertransaksi.
"Masyarakat juga harus lebih mengetahui cara melindungi data pribadi, paham mengenai modus-modus penipuan, dan tahu kemana harus mengadu apabila terjadi Tindakan yang merugikan konsumen," jelasnya.
Selain itu, untuk menjaga stabilitas inflasi dan kestabilan ekonomi di Papua Barat dalam menghadapi Ramadan dan Idul Fitri, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Papua Barat turut memastikan keterjangkauan harga melalui pemantauan secara rutin perkembangan harga di pasar.
"Kami juga melaksanakan pasar murah selama Ramadan di empat titik yakni di Halaman Kantor Perwakilan BI Papua Barat, Kantor Lurah Sowi, Masjid Ridwanul Bahri Fasharkan Manokwari, dan Rusun Kodam Wosi AMD," tandas Sonaji.
Pemaparan materi ini juga dihadiri Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah, Gerhad Revilino, Kepala Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Sistem Pembayaran dan Pengawasan Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah, Haris Fatori dan Kepala Seksi Kehumasan, Enggar Handarujati.
(*)