Berita Fakfak
Pedagang Kue Lebaran di Pasar Kelapa II Fakfak Mulai Menjamur, Pembeli Masih Sepi
"Karena kami pedagang musiman ini kan hanya momen begini yang kita jualan, jadi paling hanya saat Natal dan Idulfitri ini," pungkasnya.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Menjelang Idulfitri 1446 Hijriah, pedagang kue lebaran mulai menjamur di Pasar Kelapa II Fakfak, Papua Barat.
Meski demikian, pedagang mengaku pembeli masih sepi.
Gimantoro, salah seorang pedagang kue Lebaran di Pasar Kelapa II Fakfak mengatakan, ia telah berjualan sejak beberapa hari lalu.
Baca juga: Cerita Grace Kalengkongan Populerkan Kue Berbahan Organik di Manokwari, Awalnya Belajar dari Youtube
Baca juga: Kisah Selvina Ahek Bantu Dongkrak Ekonomi Keluarga dengan Berjualan Kue dan Roti di Fakfak
"Masih sepi ini, biasanya dari tahun ke tahun kita jualan di sini baru ramai itu di h-3 lebaran," ujar Gimantoro saat diwawancarai TribunPapuaBarat.com di Fakfak, Kamis (20/3/2025).
Pantauan Tribun, Gimantoro menjual bermacam-macam kue Idulfitri 1446 Hijriah.
Mulai dari kuping gajah, camilan pedis, nastar dan lainnya.
Gimantoro mengungkapkan, untuk harga kue dibandrol relatif terjangkau.
"Untuk kuping gajah setumpuk kecil dijual dengan harga Rp 20.000 dan setumpuk yang besar dijual dengan harga Rp 50.000," bebernya.
"Ada aneka kuker yang dikemas dalam 1 kemasan itu kita jual Rp 250.000, ukurannya besar dan di dalamnya berisi variasi kuker pokoknya semua lengkap ada," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, ia berharap penuh agar jualannya bisa laris manis mendekati hari raya umat Islam tersebut.
"Karena kami pedagang musiman ini kan hanya momen begini yang kita jualan, jadi paling hanya saat Natal dan Idulfitri ini," pungkasnya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.