Distrik Aranday Teluk Bintuni Terendam Banjir, Murid-murid Berbaris di Genangan Air

Sejumlah fasilitas umum terendam banjir selama sepekan terakhir, termasuk TK, SD Inpres Aranday, dan gedung SMP.

TribunPapuaBarat.com/Syahrul Refideso
Sungai Aranday meluap mengakibatkan banjir di Distrik Aranday, Teluk Bintuni, Papua Barat, Sabtu (24/5/2025). SD Negeri Aranday tetap buka karena murid-murid sedang ujian. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Sungai Aranday meluap mengakibatkan banjir di Distrik Aranday, Teluk Bintuni Papua Barat, Sabtu (24/5/2025).

Sungai itu meluap dipicu hujan deras yang mengguyur Distrik Aranday dalam beberapa hari terakhir.

Sejumlah fasilitas umum terendam banjir selama sepekan terakhir, termasuk TK, SD Inpres Aranday, dan gedung SMP.

Meskipun begitu, kegiatan belajar dan mengajar tetap berlangsung.

Hanya, berdasarkan pantauan Tribun, para siswa berbaris di halaman sekolah yang terendam banjir.

Selain sekolah, sejumlah rumah warga juga terdampak banjir sehingga aktivitas masyarakat terganggu.

Baca juga: Update Banjir dan Longsor di Pegunungan Arfak, Korban Meninggal Jadi 16 Orang

 

"Sudah satu minggu sekolah kami terendam banjir, namun kami tetap buka karena anak-anak kelas 1 sampai 5 mulai ujian sekolah," kata Kepala SD Negeri Aranday, Siti Anapia Kokop, ketika dikonfirmasi Tribun melalui telepon, Sabtu (24/5/2025).

Ia mengatakan sudah melaporkan kondisi sekolah itu kepada Kepala Dinas Pendidikan Teluk Bintuni, Henry Kapuangan.

Diberitakan sebelumnya, banjir akibat luapan Sungai Yakora melanda Distrik Yakora, Teluk Bintuni, Papua Barat, Sabtu (24/5/2025).

Sejumlah rumah warga dan fasilitas umum terendam, termasuk SD Negeri Yakora. 

Kegiatan belajar dan mengajar pun diliburkan sementara waktu meski sedang memasuki masa ujian sekolah.

Baca juga: 4 Hari Terendam Banjir, SD Negeri Yakora Teluk Bintuni Diliburkan, Ujian pun Ditunda

"Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan," ujar Kepala SD Negeri Yakora, Rugia Manuama, saat dikonfirmasi Tribun melalui via telepon, Sabtu (24/5/2025).

Kepala Dinas Pendidikan Teluk Bintuni, Henry Kapuangan, membenarkan adanya laporan dari SD Negeri Yakora. 

"Meskipun sedang berada di luar daerah, saya terus berkoordinasi secara intens dengan Kepala SD Negeri Yakora," ucapnya saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu.

Mendengar laporan itu, Henry Kapuangan mengarahkan supaya kegiatan mengajar dan belajar diliburkan sementara waktu sampai banjir surut.

"Ujian akan dilaksanakan setelah banjir surut," kata Henry Kapuangan.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved