Berita Kaimana
Isak Waryensi: Anak Adalah Generasi Emas Masa Depan
"Untuk mewujudkan kesejahteraan anak, perlu dilakukan upaya perlindungan, berupa pemenuhan hak-hak anak tanpa kekerasan dan diskriminasi,"
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Han-kmn-2937.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Isak Waryensi membuka secara resmi peryaan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 Provinsi Papua Barat yang digelar di Gedung Pertemuan Krooy Kaimana, Selasa (22/7/2025).
Kegiatan itu menghadirkan 3 narasumber dari Kepala Bidang Perlindungan Anak Provinsi Papua Barat, Witri, Aktivis Perempuan dan Anak, Yuliana Numberi dan Motivator Papua, Bung Jose Alvan Ohei.
Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa anak merupakan generasi emas masa depan yang memiliki harkat dan martabat sebagai manusia yang dititipkan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
Baca juga: HAN 2025, DP3AP2KB Dorong Perda Kota Layak Anak di DPRK Fakfak
Baca juga: Dengan Membara Wujudkan Fakfak Kota Layak Anak
"Peringatan hari anak nasional tahun ini mengusung tema, " Anak Hebat Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045 dan sub tema, "Jadikan Kaimana Rumah Aman Bagi Perempuan dan Anak," jelas Wabup Isak Waryensi.
Ia mengungkapkan bahwa tema ini memiliki makna sebagai bentuk kepedulian dari pemerintah daerah terhadap perlindungan anak di wilayah itu.
"Sebagai generasi penerus bangsa anak mempunyai peran yang strategis, karena memiliki ciri dan sifat yang khusus untuk menjamin kelangsungan serta eksistensi dalam kehidupan berbangsa dan negara," kata Wabup Waryensi.
"Hingga saat ini jumlah anak yang mengalami berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi dari waktu ke waktu masih terus meningkat," sambungnya.
Menurutnya, pemerintah maupun orang tua perlu memberikan ruang dan kesempatan bagi anak-anak, untuk bertumbuh dan berkembang baik secara fisik maupun mental.
"Untuk mewujudkan kesejahteraan anak, perlu untuk dilakukan upaya perlindungan, berupa pemenuhan hak-hak anak tanpa adanya kekerasan dan diskriminasi," ujar Wabup.
Wabup berharap agar upaya tersebut bisa menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, kuat, cerdas dan berakhlak mulia.
(*)