Berita Fakfak
Dengan Membara Wujudkan Fakfak Kota Layak Anak
pihaknya juga akan mengagendakan untuk Program Perseni agar lebih memacu anak-anak Fakfak untuk berprestasi dan penyediaan wadah kompetisi yang sehat.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Libertus Manik Allo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Han-25-fak-02836.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Dengan visi dan misi Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Fakfak yakni Fakfak Membangun Bersama Rakyat (Membara), Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik mengajak untuk bersama mewujudkan Fakfak Kota Layak Anak.
Itu disampaikan Donatus Nimbitkendik kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak Papua Barat, Rabu (23/7/2025).
"Dari penyampaian anak-anak kepada pemerintah yang dibacakan pada momen Hari Anak Nasional (HAN) 2025, tentu sudah ada yang kita kerjakan dan masih ada yang belum sehingga ini momentum untuk memulai," jelasnya.
Baca juga: Agus Andrianto: 1,272 Anak Bakal Terima Remisi HAN
Baca juga: Donatus Nimbitkendik Bersama Puluhan Anak Fakfak Rayakan HAN 2025, Ini Pesannya
Orang nomor 2 di Fakfak itu menuturkan, pihaknya berkomitmen penuh untuk menyediakan ruang layak anak di Kota Fakfak.
Ruang layak anak yang tentu harus menjadi atensi di Fakfak meliputi penyediaan ruang bebas asap rokok, ruang khusus di fasilitas publik untuk ibu menyusui anaknya, hingga taman bermain anak.
Donatus Nimbitkendik juga telah menerima surat dari suara anak yang disampaikan langsung dalam momen Hari Anak Nasional 2025 di mana salah satu poinnya penyediaan ruang bebas asap rokok.
Sementara itu, di lain sisi, Pemerintah Daerah juga memberikan atensi untuk wadah kreativitas dan kompetisi bagi anak-anak Fakfak.
"Bapak ibu dan anak-anak ku semua, memang dari sisi kompetisi pendidikan, saya sudah meminta harus Olimpiade Siswa Nasional (OSN) untuk digulirkan sehingga memacu kompetisi positif meraih prestasi," ujar Donatus Nimbitkendik.
Selain itu, ia juga mengemukakan pemenuhan gizi untuk mengentaskan problem stunting terhadap tumbuh kembang anak sudah terdapat pada alokasi dana kampung dan berada pada Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM).
"Sehingga ini harus menjadi perhatian baik, karena hak anak ada di situ (anggaran dana kampung)," katanya.
Ke depan, pihaknya juga akan mengagendakan untuk Program Perseni agar lebih memacu anak-anak Fakfak untuk berprestasi dan penyediaan wadah kompetisi yang sehat.
(*)