FPIK UNIPA Gelar Pra Lokakarya, Siapkan Kurikulum OBE untuk Program Studi MSP
Kurikulum OBE, yang lebih menekankan pada kompetensi mahasiswa, diperkenalkan secara nasional sejak 2021
Penulis: Matius Pilamo Siep | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/kekegiatan-pra-lokakarya-sebagai-langkah-menuju-penerapan-kurikulum-berbasis-OBE.jpg)
Menurutnya, mahasiswa cenderung kurang fokus dalam perkuliahan karena lebih tertarik pada gawai dan media digital.
“Kami melihat banyak mahasiswa hadir secara fisik, tetapi tidak terlibat aktif dalam pembelajaran," kata Juliana Leiwakabessy.
Selain itu, masih banyak mahasiswa yang lebih senang hadir dan hanya mengerjakan tugas karena tuntutan, bukan karena pemahaman.
Dengan penerapan kurikulum OBE, ia berharap mahasiswa MSP menjadi individu yang aktif, kreatif, dan memiliki keunggulan kompetitif yang bisa diaplikasikan di berbagai sektor.
Mantan Kaprodi MSP, Fitriyah Irnawati E. Saleh, mendukung penerapan kurikulum OBE di UNIPA terlebih khusus di Prodi MSP.
Ia menilai kurikulum ini dapat mencetak lulusan yang siap kerja dan mampu mengembangkan diri sesuai bidang keilmuan.
“Melalui pendekatan Outcome-Based Education, mahasiswa akan memiliki keunggulan dalam hal kemampuan kerja nyata," katanya.
Ia pun mengatakan mereka tidak hanya paham konsep, tetapi juga bisa mengaplikasikannya di lapangan.
Fitriyah juga mengungkapkan bahwa saat ini program studi sedang menyusun profil lulusan yang mencakup kemampuan sebagai manajer konservasi perairan yang mengedepankan kearifan lokal Papua.
"Mereka juga harus mempunyai kemampuan menjadi eco-edupreneur di bidang sumber daya perairan," katanya.
| PPI MIB dan FEB Unipa Dorong Semangat Belajar Anak-anak di Pesisir Manokwari Utara |
|
|---|
| Amnesty Unipa Kecam Dugaan Tindakan Represif Aparat dalam Peristiwa Tambrauw dan Dogiyai |
|
|---|
| Refleksi Jumat Agung: Amnesty Unipa Singgung Penderitaan dan Isu HAM Papua |
|
|---|
| Amnesty Unipa Desak Polisi Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS |
|
|---|
| Presma Unipa Desak Evaluasi Dana Otsus Papua: "Gemuk Struktur, Implementasi Lemah" |
|
|---|