Sabtu, 13 Juni 2026

Hari Pangan se-Dunia, Fakfak Masih Bergantung pada Pasokan Pangan dari Luar

Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Fakfak perlu menyentuh masyarakat perkotaan dengan pemberian bantuan koker dan bibit.

Tayang:
zoom-inlihat foto Hari Pangan se-Dunia, Fakfak Masih Bergantung pada Pasokan Pangan dari Luar
TRIBUNPAPUABARAT.COM/ALDI BIMANTARA
HARI PANGAN - Aktivitas pedagang di Pasar Rakyat Thumburuni Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Kamis (16/10/2025). Nyaris semua komoditas pangan yang dijual di pasar sentral ini didatangkan dari luar daerah.  

TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Dalam momentum Hari Pangan se-Dunia 16 Oktober, Kabupaten Fakfak di Provinsi Papua Barat masih bergantung pada kebutuhan pangan dari luar daerah.

Pantauan TribunPapuaBarat.com di Pasar Rakyat Thumburuni, Kamis (16/10/2025), sejumlah barang kebutuhan dapur masih didatangkan dari luar daerah.

"Ini sayur-sayuran, wortel; ketimun, labu siam pokoknya yang kitong (kita) jual ini semua dari luar, tidak ada yang dari sini (Fakfak)," ujar satu pedagang di Pasar Thumburuni, Mini.

Sebelumnya, Kinerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak mendapat sorotan Bupati Fakfak, Samaun Dahlan.

Bupati mengatakan masih banyak sayur-mayur yang didatangkan dari luar daerah. Ini menjadi koreksi bagi Pemerintah Daerah.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Wagom, Abdurrasyid Wadjo, menyatakan bersama warga dalam mengusung kemandirian pangan.

"Kami sudah punya Program Kebun Rumah untuk bisa sedikit membantu mengatasi fenomena pangan yang ada selama ini," katanya.

Baca juga: Pemkab Fakfak Papua Barat Buka Suara Soal Kedatangan Sayur dari Luar Daerah

 

Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Fakfak perlu menyentuh masyarakat perkotaan dengan pemberian bantuan koker dan bibit.

"Untuk embantu menumbuhkan semangat atau motivasi warga untuk menanam," kata Abdurrasyid Wadjo.

Ia yakin, jika 14.000 penduduk Kelurahan Wagom mampu digerakkan untuk menanam, Pasar Thumburuni tidak akan kekurangan hasil kebun warga.

"Saya sudah sampaikan langsung kepada Pak Bupati Samaun Dahlan dan sangat konek atau terhubung dengan program kerja Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati Fakfak," ujarnya.

Disinggung soal ketersediaan lahan, Abdurrasyid Wadjo mengatakan konsep kebun rumah adalah memberdayakan warga untuk menanam di pekarangan sekitar.

"Saya kira untuk 1 rumah saja diberikan bantuan 10 polybag, coba bayangkan kalau 30 RT di Kelurahan Wagom semua tanam tomat tentu akan bisa mendukung kemandirian pangan keluarga,"katanya.

Baca juga: Pedagang Merasa Nyaman Berjualan di Pasar Thumburuni Fakfak

Ia berharap Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak tak hanya memberikan bantuan, tapi juga mendampingi warga yang menanam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved