Berita Fakfak
Kualitas Data Perkebunan Fakfak "Digoyang", Disbun Validasi Data ke BPS
data sektoral perkebunan yang diserahkan untuk publikasi tetap harus melalui pengawasan ketat agar kualitasnya terjamin
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Hans Arnold Kapisa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/validasi-data-disbun-ff.jpg)
“Dengan hadir dan berdiskusi langsung, proses evaluasi dan pengambilan data menjadi lebih bermutu dibandingkan jika data hanya disampaikan tanpa penjelasan lanjutan,” ungkapnya.
Ia mencontohkan, subsektor perkebunan memiliki istilah teknis seperti pala kulit, pala ketok, dan fuli pala, yang perlu dipahami konteksnya agar masyarakat tidak sekadar melihat angka statistik, tetapi juga memahami substansi data.
Jaya menegaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, statistik dibagi menjadi tiga jenis: statistik dasar, statistik sektoral, dan statistik khusus.
BPS, lanjut Jaya, bertanggung jawab atas statistik dasar, sedangkan statistik sektoral menjadi kewenangan OPD teknis.
“Pembagian peran ini tepat karena OPD lebih memahami karakteristik, proses, dan substansi data yang dihasilkan,” ujarnya.
Disbun Fakfak
Validasi Data Perkebunan
BPS Fakfak
Fakfak Dalam Angka 2026
Data Perkebunan di Fakfak
Widhi Asmorojati
Kabupaten Fakfak
Papua Barat
| Dinsos Fakfak Siap Verifikasi Lapangan Buntut Laporan DTSEN Soal 63 Ribu Warga Miskin |
|
|---|
| Kapolres Fakfak Ingatkan Personel Bijak Gunakan Media Sosial, Tegaskan 6 Larangan Ini |
|
|---|
| Menuju Ending AIDS 2030, Puskesmas Fakfak Kota Intensifkan Pencegahan HIV |
|
|---|
| Warga Miskin di Fakfak Capai 17.062 Orang per 2025, Dinsos: 6.683 Sudah Terima Bansos |
|
|---|
| BKPSDM Fakfak Gelar Latsar, 471 CPNS Dibekali Karakter dan Kompetensi |
|
|---|