Pelni Fakfak Umumkan Rute Tambahan KM Labobar dan KM Dobonsolo
Menurut Ilham Arafat, arus penumpang terbanyak akan terjadi pada trayek KM Labobar tujuan Kaimana hingga Surabaya.
Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Kepala-Operasi-Pelni-Fakfak-Ilham-Arafat.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Menjelang momen Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah, Pelni Fakfak mengumumkan rute tambahan untuk Kapal Motor (KM) Labobar dan kapal perbantuan KM Dobonsolo.
"Untuk kapal reguler, kami ada KM Sangiang, Labobar, dan Tatamailau," kata Kepala Operasi Pelni Fakfak, Ilham Arafat, kepada TribunPapuaBarat.com di Fakfak Papua Barat, Selasa (10/2/2026).
Karena KM Tatamailau masih docking, ada tambahan KM Dobonsolo pada 1 Maret 2026.
KM Dobonsolo akan melayani rute Fakfak - Sorong - Serui - Jayapura. Estimasi tiba di Fakfak pada pukul 10.00 WIT dan berangkat pukul 13.00 WIT.
"KM Labobar dan Sangiang tetap ada," ujar Ilham Arafat.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Rute Manokwari ke Biak Februari 2026: Cek Harga KM Dobonsolo dan Sinabung
Tambahan KM Labobar melayani rute dari Fakfak - Sorong - Manokwari - Nabire. Masuk di Pelabuhan Fakfak pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Menurutnya, arus penumpang terbanyak akan terjadi pada trayek KM Labobar tujuan Kaimana hingga Surabaya.
"Arus terpadat kemungkinan pada 11 Maret 2026 karena menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah," kata Ilham Arafat.
Ia pun berharap calon penumpang membeli tiket keberangkatan jauh-jauh hari baik di PT Pelni langsung atau melalui Aplikasi Pelni Mobile.
"Hindari calo dan tetap beli pada sumbernya langsung," ucapnya.
| Dinsos Fakfak Siap Verifikasi Lapangan Buntut Laporan DTSEN Soal 63 Ribu Warga Miskin |
|
|---|
| Menuju Ending AIDS 2030, Puskesmas Fakfak Kota Intensifkan Pencegahan HIV |
|
|---|
| Inspektorat Fakfak Tunggu Hasil Pemeriksaan BPK Terkait Proyek Renovasi Puskesmas Kokas |
|
|---|
| Kondisi Fisik 'Miring' dari Anggaran, Intip Progres Renovasi Puskesmas Kokas di Fakfak |
|
|---|
| Usaha Warung Padang di Fakfak Waspada Dampak Kenaikan LPG Non-Subsidi |
|
|---|