Jumat, 10 April 2026

Berita Kaimana

Warga Distrik Yamor Palang Jalan Trans Kaimana-Nabire, Ini Penyebabnya

jalan tersebut dipalang oleh Masyarakat Yamor karena jika dilalui secara terus menerus oleh kendaran akan berakibat fatal bagi pengendara

Tayang:
Penulis: Arfat Jempot | Editor: Hans Arnold Kapisa
zoom-inlihat foto Warga Distrik Yamor Palang Jalan Trans Kaimana-Nabire, Ini Penyebabnya
TribunPapuaBarat.com/Arfat Jempot
YAMOR - Kepala Distrik Yamor Kaimana Papua Barat, Penunu Lapota diwawancarai media di Kantor DPRK Kaimana, Selasa (23/9/2025). Penunu menjelaskan penyebab aksi pemalangan jalan di Distrik Yamor yang sempat beredar luas di media sosial. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, KAIMANA - Akses jalan lintas Provinsi yang menghubungkan Kabupaten Kaimana Papua Barat dan Kabupen Nabire Papua Tengah lumpuh akibat aksi pemalangan warga.

Informasi yang dihimpun, aksi pemalangan diduga dilakunan Warga Distrik Yamor Kabupaten Kaimana Papua Barat

Kepala Distrik Yamor, Kaimana, Papua Barat, Penunu Lapota membenarkan adanya pemalangan ruas jalan Distrik Yamor Kaimana- Nabire Provinsi Papua Tengah itu.

Menurut Penunu Lapota, bahwa aksi pemalangan sudah berlangsung sejak dua sampai tiga hari lalu. 

" Ia benar pemalangan itu sudah terjadi selama dua menjelang tiga hari lalu," jelas Penunu saat dikonfirmasi di Kantor DPRK Kaimana, Selasa (23/9/2025) terkait beredar postingan pemalangan di sosial media. 

Baca juga: DPRK Kaimana Minta Dinas PU Segera Perbaiki Ruas Jalan Belakang Pertamina

Penunu menjelaskan alasan pemalangan masyarakat Yamor itu karena kondisi ruas jalan tersebut kerusakannya cukup parah dan sangat memprihatinkan.
 
"Kondisi jalan disana juga sudah sangat memprihatinkan mulai dari jalan yang berlobang, jalan rusak, sampai jembatan yang putus," kata Penunu. 

Menurut Penunu jalan tersebut dipalang oleh Masyarakat Yamor karena jika dilalui secara terus menerus oleh kendaran akan berakibat fatal bagi pengendara.

Padahal ruas jalan tersebut merupakan jalan utama masyarakat Distrik Yamor yang hendak berpergian ke Provinsi Papua Tengah untuk menjual hasil alam mereka.

"Ini memang harus segera diperbaiki, saya baru turun dari Yamor jadi nanti saya komunikasikan persoalan ini kepada dinas terkait," ujarnya. 

Penunu menjelaskan terkait dengan pemalangan jalan tersebut, DPRK Kaimana dan juga Dinas terkait dijadwalkan akan melihat secara langsung kondisi jalan tersebut. 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved