Bupati Teluk Bintuni Serahkan 6 Raperda ke DPRK, Berikut Perinciannya
Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, memaparkan secara ringkas enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tersebut.
Penulis: Syahrul Said Refideso | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Yohanis-Manibuy-menyerahkan-materi-enam-Raperda-kepada-Ketua-DPRK-Teluk-Bintuni.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni mengajukan enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ke DPRK setempat.
Keenam Raperda itu telah melalui proses harmonisasi oleh Kanwil Kementerian Hukum Papua Barat.
Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menyerahkan enam materi Raperda itu kepada Ketua DPRK Teluk Bintuni, Romilus Tatuta, dalam sidang paripurna di Kantor DPRK Teluk Bintuni, Papua Barat, Rabu (3/12/2025) malam.
Sidang tersebut dihadiri pula oleh Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara; Plt Sekda, Putu Suratna; Forkopimda; pimpinan dan anggota DPRK; para pimpinan OPD, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Baca juga: DPRK Teluk Bintuni Tetapkan 25 Raperda dalam Propemperda 2026, Ini Perinciannya
Bupati Yohanis Manibuy memaparkan secara ringkas enam Raperda tersebut.
Pertama, Raperda tentang penyelenggaraan perizinan berusaha di daerah.
Raperda ini disusun sebagai respons terhadap UU Cipta Kerja dan peraturan turunannya.
Aturan ini menjadi landasan bagi Dinas PMPTSP Teluk Bintuni untuk menerapkan sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik.
Kedua, Raperda tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B).
Menurut Yohanis Manibuy, Raperda ini menjadi instrumen hukum terhadap penetapan kawasan LP2B dan Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LCP2B).
Hal itu guna menjamin ketersediaan pangan secara berkelanjutan bagi generasi kini dan mendatang serta melindungi kepemilikan lahan petani.
Ketiga, Raperda tentang penanggulangan kemiskinan.
Bupati mengatakan regulasi ini mengatur strategi, program bantuan sosial berbasis keluarga, pemberdayaan masyarakat, hingga pemberdayaan usaha ekonomi mikro secara terencana.
Baca juga: Wakil Ketua III DPRK Teluk Bintuni Dorong Masyarakat Adat jadi Subjek Utama Otsus Papua
Keempat, Raperda tentang penyelenggaraan ketenagakerjaan.
| Pendukung Timnas Spanyol di Manokwari Optimistis La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Bintuni Open Nine Ball Dandim Cup I Resmi Dibuka, Ini Pesan Bupati Yohanis Manibuy |
|
|---|
| Massa Cari Pelaku Penganiayaan Pemuda, Sejumlah Kios di Jalan Angkasa Mulyono Tutup |
|
|---|
| Muswil IV IKT Papua Barat Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Kontribusi Daerah |
|
|---|
| Kunker ke Markas Korem 182/JO Fakfak, Pangdam Beri Pesan Prajurit Jaga Disiplin dan Integritas |
|
|---|