Minggu, 19 April 2026

Danrem 182/Jazira Onim Ungkap Tantangan Program TNI di Papua Barat

"Jangan hanya saling menyalahkan. Jika ada kritik, kita jadikan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki keadaan," ujar Irwan Budiana.

Tayang:
zoom-inlihat foto Danrem 182/Jazira Onim Ungkap Tantangan Program TNI di Papua Barat
Tribunpapuabarat.com/Syahrul Said Refideso
PROGRRAM PEMBANGUNAN - Komandan Korem (Danrem) 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, saat diwawancarai di Teluk Bintuni, Papua Barat, Kamis (12/3/2026).Ia menyebut berbagai program pembangunan yang dikerjakan TNI di Papua Barat menunjukkan progres positif. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Berbagai program pembangunan yang dikerjakan TNI di Papua Barat dianggap menunjukkan progres positif.

Komandan Korem (Danrem) 182/Jazira Onim, Kolonel Inf Irwan Budiana, menyatakan hal itu di Teluk Bintuni, Kamis (12/3/2026) malam.

Ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala, terutama terkait ketersediaan lahan dan distribusi material.

Irwan mencontohkan proyek di Kabupaten Kaimana yang mencapai 46 persen.

"Sementara di titik lain juga sudah bergerak. Memang ada kendala seperti pencarian lahan, tapi alhamdulillah sudah ada solusi dan pengerjaan sudah mulai berjalan," ujar Irwan Budiana.

Danrem berharap pembangunan di Kabupaten Kaimana itu bisa selesai sesuai rencana dan diresmikan pada Agustus mendatang.

Pembangunan oleh TNI tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, ucapnya, termasuk masyarakat dan pemerintah daerah. 

Baca juga: Kolonel Inf Irwan Budiana Ajak Prajurit Korem 182/JO Fakfak Teladani Akhlak Rasulullah SAW

 

Ia mengakui adanya perbedaan harga material di daerah terpencil yang menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan.

"Distribusi material di Papua tentu berbeda dengan daerah lain. Kami terus mencari solusi agar pekerjaan tetap berjalan," kata Irwan Budiana.

Program Jembatan 

Ia juga menyatakan, ke depan, setiap satuan di bawah Korem 182/Jazira Onim ditargetkan membangun sekira 15 jembatan per bulan guna membantu mobilitas masyarakat di wilayah pedalaman.

Menurutnya, pembangunan jembatan menjadi prioritas karena banyak daerah yang masih kesulitan akses transportasi, terutama bagi anak-anak sekolah dan masyarakat yang beraktivitas sehari-hari.

Jenis yang dibangun antara lain jembatan gantung dan jembatan perintis.

Irwan meminta dukungan masyarakat untuk memberikan informasi apabila menemukan jembatan yang rusak atau belum tersedia di daerah terpencil.

Baca juga: Polda Papua Barat Siagakan 909 Personel Gabungan untuk Amankan Idulfitri

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved