Cara Mengatasi Batuk Kering dan Batuk Berdahak Pasca-Terpapar Covid-19
Satu di antara efek yang terkadang dirasakan oleh penyintas Covid-19 setelah sembuh adalah batuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ilustrasi-batuk.jpg)
Cara mengatasi batuk berdahak pasca-Covid-19
Para penyintas infeksi virus corona juga kerap merasakan batuk berdahak pasca-Covid-19.
Kondisi ini tak jarang disertai napas jadi berbunyi atau mengi, sesak napas ringan, atau dada terasa sakit.
Kendati terasa mengganggu, dahak yang muncul bersama batuk dikeluarkan dari tubuh untuk membersihkan paru-paru dan mencegah pneumonia.
Bagi Anda yang merasa terganggu dengan batuk berdahak pasca-Covid-19, coba beberapa cara berikut:
- Latihan pernapasan dalam. Caranya tarik napas dalam-dalam melalui hidung, tahan selama tiga hitungan, baru buang napas perlahan dari mulut. Ulangi tiga sampai empat kali dan jangan dipaksakan apabila tidak nyaman
- Latihan pernpasan rileks. Caranya duduk dengan posisi tegak dan nyaman, lali ambil napas pelan-pelan selama 20-30 detik, kontrol pernapasan, dan rasakan apakah masih ada sesak. Ulangi sampai tiga kali
- Latihan pernapasan cepat. Caranya, ambil napas perlahan lewat hidung, lalu embuskan napas dengan cepat lewat mulut. Ulangi sampai empat kali dan jangan lanjutkan latihan apabila Anda jadi terengah-engah atau pusing
- Upayakan untuk duduk tegak sebanyak mungkin, kecuali ahli fisioterapi menyarankan posisi lainnya
- Minum obat batuk yang diresepkan dokter, biasanya yang mengandung antibiotik atau steroid
- Gunakan inhaler agar napas lebih lega
- Minum banyak air putih, atau minum minuman hangat seperti jahe
- Hirup uap panas dari baskom agar saluran udara pernapasan lembab
- Coba mulai bangun rutinitas olaharaga kembali
Jika beragam cara mengatasi batuk pasca-Covid-19 di atas sudah dijajal dan belum berhasil, segera konsultasikan ke dokter. (*)
Berita lainnya terkait Covid-19
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Batuk Pasca-Covid-19, Begini Cara Mengatasinya…