Breaking News:

KKB Papua

Satgas Nemangkawi Beberkan Penyebaran KKB di Papua, Ada yang Masih Aktif dan Ada yang Pilih Berkebun

Satgas Nemangkawi menyebut ada banyak kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang bergerak dalam jumlah kecil.

Tribunnews.com/istimewa
Proses evakuasi prajurit TNI yang diserang KKB di Intan Jaya, Papua, Jumat (22/1/2021). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Kepala Satuan Tugas (Satgas) Penagakan Hukum (Gakum) Nemangkawi, Kombes Faisal Ramadhani, menyebut, kini ada cukup banyak kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang bergerak dalam jumlah kecil.

Namun, untuk jumlah kelompok besar, jumlahnya ada lima dan masing-masing berada di lokasi berbeda-beda.

Umumnya, kelompok-kelompok tersebut berdiri sendiri dengan struktur organisasi berbeda-beda.

Namun, ada beberapa kelompok yang beberapa kali melakukan koordinasi dan melakukan aksi bersama.

Wilayah yang dimaksud adalah Kabupaten Puncak, Nduga, Paniai, Intan Jaya dan Mimika.

Deiketahui, kondisi keamanan di Papua secara keseluruhan dianggap kondusif, namun untuk wilayah tertentu, khususnya di pegunungan tengah Papua, situasinya sempat memanas.

"Kelompok besar itu ada kelompoknya Lekagak Telenggen di Yambi (Kabupaten Puncak). Setelah penindakan 2018, dia bergeser ke Ilaga," ujar Faisal, kepada Kompas.com, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: KKB Bakar Rumah, Palaki Warga hingga Terlibat Baku Tembak, Satgas Nemangkawi Tambah Pasukan

Kelompok Sempalan

Dari kelompok Lekagak Telenggen, terang Faisal, kini ada bebebrapa kelompok kecil atau yang biasa disebut kelompok sempalan.

Setidaknya ada dua kelompok sempalan Lekagak yang kini aktif melakukan aksi bersenjata.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved