Selasa, 7 April 2026

Vaksinasi Covid19

Hasil Penelitian Sebut Vaksin Moderna, Pfizer, dan Janssen Efektif Cegah Covid-19 Varian Delta

Studi baru menunjukkan vaksin Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson atau Janssen, terbukti efektif terhadap Covid-19 varian Delta.

Tayang:
Editor: Astini Mega Sari
zoom-inlihat foto Hasil Penelitian Sebut Vaksin Moderna, Pfizer, dan Janssen Efektif Cegah Covid-19 Varian Delta
AFP/Fred Tanneau
Dalam arsip foto yang diambil pada 29 Juni 2021, seorang petugas medis memegang botol vaksin Moderna Covid-19 di Quimper, Prancis barat. Pengawas obat-obatan Eropa pada 23 Juli 2021, telah menyetujui penggunaan vaksin anti-coronavirus Moderna untuk anak-anak berusia 12 hingga 17 tahun, menjadikannya vaksin kedua bagi remaja untuk digunakan di benua itu. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Studi baru menunjukkan vaksin Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson atau Janssen, terbukti efektif terhadap Covid-19 varian Delta.

Berdasarkan data dari sebuah studi nasional menunjukkan efektivitas vaksin-vaksin Covid-19 ini dapat mencegah rawat inap dan perawatan di unit gawat darurat yang diakibatkan oleh penularan varian Delta.

Menurut penulis studi Shaun Grannis, dari Regenstrief Institute, data dunia nyata ini menunjukkan bahwa vaksin tetap sangat efektif dalam mengurangi rawat inap terkait Covid-19 dan kunjungan ke unit gawat darurat, bahkan dengan adanya varian Covid-19 baru, yakni varian Delta.

"Kami sangat merekomendasikan vaksinasi untuk semua orang yang memenuhi syarat untuk mengurangi penyakit serius dan meringankan beban sistem perawatan kesehatan," imbuh Grannis yang juga profesor kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Indiana.

Baca juga: Daftar 5 Vaksin Covid-19 yang Diklaim Miliki Efikasi Tertinggi di Dunia, Ada Pfizer hingga Moderna

Seorang petugas kesehatan angkatan darat menunjukkan botol vaksin Pfizer-BioNTech untuk melawan virus corona Covid-19 di Kolombo pada 7 Juli 2021.
Seorang petugas kesehatan angkatan darat menunjukkan botol vaksin Pfizer-BioNTech untuk melawan virus corona Covid-19 di Kolombo pada 7 Juli 2021. (AFP/ISHARA S KODIKARA)

Dilansir dari Medical Xpress, Senin (13/9/2021), VISION Network CDC telah menganalisis lebih dari 32.000 pertemuan medis dari sembilan negara bagian selama Juni, Juli dan Agustus 2021.

Periode-periode tersebut merupakan saat di mana varian Delta menjadi varian virus corona dominan yang menyebar di seluruh Amerika.

Vaksinasi di Amerika Serikat telah menggunakan vaksin Covid-19 Pfizer, Moderna dan Janssen dari Johnson & Johnson. Studi pun menunjukkan efektivitas ketiga vaksin Covid-19 tersebut. 

Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa orang yang tidak divaksinasi, setidaknya lima hingga tujuh kali lebih mungkin membutuhkan perawatan intensif di IGD atau rawat inap di rumah sakit.

Studi ini dilaporkan juga dalam Morbidity and Mortality Weekly Report, yang juga merupakan analisis pertama dari VISION Network.

Baca juga: Hasil Studi Sebut Orang yang Tak Divaksin akan 11 Kali Lebih Mungkin Meninggal karena Covid-19

Data studi ini juga menunjukkan perbedaan yang mencolok antara efektivitas vaksin mRNA, yakni vaksin Pfizer dan Moderna, selama periode studi ini dilakukan.

Berikut perbedaan efektivitas vaksin Pfizer, Moderna dan Janssen dari Johnson & Johnson dalam mencegah rawat inap pada orang dewasa berusia 18 tahun ke atas.

  1. Vaksin Moderna: 95 persen
  2. Vaksin Pfizer: 80 persen
  3. Vaksin Janssen (Johnson & Johnson): 60 persen

Dalam studi ini, para peneliti juga menemukan bahwa efektivitas vaksin Covid-19 dari Pfizer, Moderna hingga vaksin Janssen tersebut, cenderung lebih rendah untuk orang berusia 75 tahun ke atas, kendati temuan ini belum pernah ditunjukkan pada penelitian sebelumnya.

Hal ini, menurut peneliti, bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penurunan efektivitas vaksin dalam memberikan kekebalan yang semakin berkurang seiring waktu dari sejak vaksinasi Covid-19 dilakukan.

Baca juga: Penampakan Paru-paru Pasien Covid-19 yang Sudah Vaksin dan Belum, Ahli Jelaskan Perbedaannya

Sementara itu, analisis efektivitas ketiga vaksin Covid-19 ini dalam melindungi mereka yang telah terinfeksi virus corona varian Delta dan efektivitas dalam mencegah rawat inap dan perawatan IGD, yakni sebagai berikut.

  1. Vaksin Moderna: 92 persen
  2. Vaksin Pfizer: 77 persen
  3. Vaksin Janssen (Johnson & Johnson): 65 persen

Para ilmuwan pun mengatakan bahwa temuan dari analisis efektivitas vaksin Covid-19 dalam melindungi mereka yang terinfeksi Covid-19 dari keparahan penyakit masih tetap membutuhkan pemantauan dan evaluasi lebih lanjut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved