Vaksinasi Covid19
Cara Kerja Vaksin Moderna dan Pfizer yang Gunakan Teknologi mRNA
Vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna sama-sama menggunakan teknologi mRNA. Bagaimana cara kerjanya? Simak di sini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Botol-vaksin-Moderna.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Beberapa vaksin telah dikembangkan untuk melindungi dari Covid-19.
Dikutip TribunWow.com dari Healthline, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat (AS) sejauh ini telah mengesahkan sejumlah vaksin Covid-19 untuk penggunaan darurat.
Dua di antaranya adalah vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna.
Baca juga: Perlu Dosis Booser, Perlindungan Vaksin Covid-19 Moderna Disebut Berkurang Seiring Waktu
Kedua vaksin ini membutuhkan dua dosis.
Vaksin Johnson & Johnson juga telah diizinkan untuk penggunaan darurat.
Namun vaksin ini hanya membutuhkan satu dosis.
Bagaimana Vaksin Ini Bekerja?
Vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna sama-sama menggunakan teknologi mRNA.
Sel-sel dalam tubuh Anda secara alami menggunakan mRNA sepanjang waktu untuk membuat berbagai jenis protein yang Anda butuhkan agar tetap sehat.
MRNA dalam dua dosis vaksin Covid-19 memberi petunjuk kepada sel-sel tubuh Anda tentang cara membuat protein lonjakan yang khusus untuk virus corona baru.
Baca juga: Daftar 9 Vaksin Covid-19 di Indonesia yang Kantongi EUA dari BPOM, Moderna hingga Sputnik V
Protein lonjakan ini ditemukan di permukaan virus.
Ia menggunakan protein lonjakan ini untuk menempel dan memasuki sel inang di tubuh Anda.
Ketika Anda mendapatkan vaksin Covid-19, sistem kekebalan Anda memproses informasi tentang lonjakan protein dan menghasilkan respons imun terhadapnya.
Ini termasuk produksi antibodi.
Vaksin bergantung pada aspek yang sangat penting dari sistem kekebalan Anda, yaitu fakta bahwa ia memiliki ingatan.