Tanda-tanda dan Cara Mengatasi Mulut Kering akibat Diabetes
Meski sudah biasa, tapi penyandang diabetes harus waspada, terutama jika mulut kering terjadi setiap hari atau berlangsung lama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ilustrasi-bibir-kering-dan-pecah-pecah.jpg)
TRIBUNPAPUABARAT.COM - Kondisi yang disebut dengan xerostomia, wajar dialami oleh penyandang diabetes tipe 1 dan tipe 2.
Yakni kondisi saat mulut terasa tidak nyaman dan seperti ada bola kapas yang menyangkut di tenggorokan.
Meski sudah biasa, tapi penyandang diabetes harus waspada, terutama jika mulut kering terjadi setiap hari atau berlangsung lama.
Menurut nidkk.nih.gov, mulut kering akan membuat penyandang diabetes merasakan hal ini.
1. Sering merasakan mulutnya kering
2. Mulut terasa sakit
3. Lidah yang kering dan kasar
4. Kesulitan untuk makan, menelan, atau mengunyah
5. Perih atau infeksi di mulut
Baca juga: Makanan Ini Harus Dihindari Penderita Diabetes agar Gula Darah Tetap Stabil, Termasuk Nasi Putih
American Dental Association juga mengatakan kalau mulut kering, menyebabkan penyandang diabetes mengalami sakit tenggorokan, kekeringan hidung, dan suara serak.
Penyebab mulut kering sebenarnya cukup beragam, tapi bagi penyandang diabetes, gula darah menjadi salah satu biang keladinya.
Melansir Medical News Today, Kamis (17/02/2022), tak hanya itu, seiring berjalannya waktu kadar gula darah yang tinggi juga akan mengarah pada penyakit ginjal yang sama-sama dapat menyebabkan mulut kering.
Selain kedua alasan tersebut, mulut kering yang dialami penyandang diabetes juga mungkin terjadi akibat penggunaan obat-obatan tertentu.
Dilansir dari Healthline, Kamis (17/02/2022), mulut kering yang tidak segera ditangani dapat berakibat pada gangguan mulut lainnya.
Karena air liur memecah karbohidrat dan mengandung sel yang membantu melawan pantogen yang mengarah pada infeksi.