Minggu, 12 April 2026

Perlu Diwaspadai, Penderita Diabetes 2 Kali Lipat Berisiko Terkena Stroke

Untuk mengurangi risiko seseorang terkena stroke, sebaiknya mengelola peningkatan kadar hemoglobin A1C, tekanan darah tinggi serta kolesterol tinggi.

Tayang:
zoom-inlihat foto Perlu Diwaspadai, Penderita Diabetes 2 Kali Lipat Berisiko Terkena Stroke
Diabetes.co.uk via Tribunnews.com
Ilustrasi diabetes 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Stroke menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan bagi penderita diabetes.

Untuk mengurangi risiko seseorang terkena stroke, sebaiknya mengelola peningkatan kadar hemoglobin A1C, tekanan darah tinggi serta kolesterol tinggi.

Lalu apa itu stroke ?

Dikutip dari laman www.niddk.nih.gov, Rabu (19/5/2021), Direktur Kantor Kesehatan Global dan Disparitas Kesehatan di Institut Gangguan Neurologis dan Stroke Nasional (NINDS), Richard Benson, MD, PhD, mengatakan bahwa ada dua tipe utama penyakit stroke yakni stroke yang disebabkan oleh iskemia dan perdarahan.

87 persen dari semua stroke disebabkan oleh penurunan aliran darah ke otak (iskemia).

"Ini biasanya disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah di otak, yang membuat aliran darah menurun. Oksigen dibawa oleh sel darah merah, dan penurunan oksigen ke otak menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan otak," kata Benson.

Sementara itu, 13 persen stroke lainnya disebabkan oleh perdarahan atau pendarahan di otak.

Baca juga: 10 Makanan Ini Harus Dihindari Penderita Diabetes agar Gula Darah Stabil, Jauhi Minuman Berenergi

Apakah risiko stroke ini dapat dialami pasien diabetes ?

Di Amerika Serikat (AS), stroke adalah penyebab kematian paling umum kelima dan penyebab utama kecacatan diantara orang dewasa.

Orang dengan diabetes memiliki risiko dua kali lipat terkena stroke dan mengalami risiko kesehatan yang lebih buruk jika dibandingkan orang tanpa diabetes.

"Memiliki penyakit diabetes membuat anda berisiko terkena berbagai penyakit pembuluh darah," jelas Benson.

Kakek kena stroke gara-gara kebanyakan nonton serial drama 3 minggu berturut-turut
Kakek kena stroke gara-gara kebanyakan nonton serial drama 3 minggu berturut-turut (Kolase Tribunnews/Association of Migraine Disorders/NPR)

Perlu diketahui, penyakit pembuluh darah merupakan kondisi yang dapat mempengaruhi pembuluh darah dan sistem peredaran darah.

"Hal ini dapat menyebabkan aliran darah berkurang dan pembentukan gumpalan yang dapat masuk ke jantung atau otak dan akhirnya menyebabkan stroke," paar Benson.

Baca juga: Mengenal 3 Tipe Diabetes, Gejala hingga Penyebabnya: Tipe 1, Tipe 2 dan Gestasional

Orang dengan diabetes cenderung memiliki lebih banyak masalah pada arteri yang lebih kecil, ini disebut penyakit mikrovaskular.

Selain itu, dapat menyebabkan berkurangnya aliran darah di arteri otak yang lebih kecil dan akhirnya menyebabkan stroke.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved