Perlu Diwaspadai, Penderita Diabetes 2 Kali Lipat Berisiko Terkena Stroke
Untuk mengurangi risiko seseorang terkena stroke, sebaiknya mengelola peningkatan kadar hemoglobin A1C, tekanan darah tinggi serta kolesterol tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Ilustrasi-diabetes.jpg)
"Kebanyakan stroke terlihat dengan temuan klinis atau dengan pencitraan otak menggunakan CT kepala atau pemindaian MRI otak. Aliran darah yang berkurang di anggota badan dapat menyebabkan amputasi, sedangkan di jantung dapat menyebabkan serangan jantung," tutur Benson.
Diabetes juga merupakan faktor risiko utama penyakit materi putih subkortikal.
Temuan ini biasanya dicatat pada pemindaian MRI otak dan kemungkinan bersifat subklinis.
"Namun, penyakit materi putih subkortikal dikaitkan dengan gangguan kognitif dan demensia," pungkas Benson.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penderita Diabetes Dua Kali Lipat Berisiko Terkena Stroke