Pro dan Kontra DOB Papua Sah-sah Saja, Anggota DPD RI: Intinya Tetap Bersatu

Anggota DPD RI asal Papua Barat memberikan tanggapan perihal demo tolak pemekaran yang menurutnya biasa.

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
TribunPapuaBarat.com
Anggota DPD RI Dapil Papua Barat Sanusi Rahaningmas, Minggu (18/6/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG – Anggota DPD RI asal Papua Barat, Sanusi Rahaningmas mengatakan, pro dan kontra pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di Papua dan Papua Barat tidak menjadi masalah.

"Ini perjuangan (pemekaran)semua pihak. Jadi pro dan kontra itu hal yang wajar,” ujarnya kepada TribunPapuaBarat.com Jumat (15/7/2022).

Ia menambahkan, sejak 2005 masyarakat Sorong Raya sudah berjuang untuk bisa pemekaran Papua Barat Daya. Jadi, bukan dilakukan ujuk-ujuk saja.

Baca juga: Setelah 4 Hari Terombangambing di Tengah Laut, KM Nur Budi Dievakuasi ke Manokwari

Baca juga: Demonstran Murka, 14 Kali Aksi tak Pernah Bertemu Walikota dan Ketua DPRD Kota Sorong

Menurutnya, pemekaran Provinsi Papua Barat Daya bisa menjadi peluang untuk anak anak Papua memimpin negerinya sendiri.

Selain itu, ia bilang pemekaran Provinsi Papua Barat Daya menjadi solusi untuk mempermudah rentan kendali di kawasan Sorong Raya.

“Saya mendukung pemekaran Papua Barat Daya. Karena kalau adanya pemekaran ini, akses ke setiap daerah akan semakin muda,” katanya.

Baca juga: Demo Tolak DOB Papua Barat, Demonstran di Sorong Raya Buat Petisi Cabut Otsus

Baca juga: Massa Ancam Dirikan Tenda di Jalan, Ketua DPRD Petronela Kambuaya Belum Temui Demonstran Tolak DOB

Tidak hanya itu, ia bilang ekonomi, pendidikan dan kesehatan akan semakin terasa ke daerah-daerah pedalaman.

Dan, akses transportasi akan semakin landar sehingga lapangan pekerjaan makin luas.

“Dengan adanya DOB pasti pembangunan akan semakin maju. Kehidupan sosial ekonomi masyarakat bertumbuh dengan pesat. Untuk itu saya berharap semua pihak bekerja sama untuk menghadirkan DOB ini,” ungkapnya.

(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved