Setelah 4 Hari Terombangambing di Tengah Laut, KM Nur Budi Dievakuasi ke Manokwari

KM Nur Budi empat hari terombangambing di tengah laut sehingga baru saja dievakuasi oleh kantor syahbandar

Penulis: Infak Insaswar Mayor | Editor: Jefri Susetio
Tribun PapuaBarat.com
EVAKUASI KAPAL: Kantor Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Manokwari mengevakuasi KM. Nur Budi dari tengah laut 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI- Kantor Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Manokwari mengevakuasi KM Nur Budi dari tengah laut, Jumat (15/7/2022).

Kapal bermuatan barang-barang itu sudah empat hari terombangambing di tengah laut karena mengalami kerusakan mesin induk.

Kepala Kantor Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Manokwari, Nurdin Marpaung mengatakan, KM.Nur Budi mengalami kendala pada Mesin induk sejak Senin (11/7/2022) di titik koordinat GPS.00 39'00''S 113-44-80"E.

"Saya yang memimpin langsung evakuasi menggunakan kapal patroli KPLP KNP 354," ujarnya kepada TribunPapuaBarat.com.

Baca juga: Kepala BSKDN RI Berikan Beberapa Catatan untuk Pengembangan Potensi Papua Barat

Baca juga: Cerita PNS Manokwari, Sepulang Kerja Kelola Bisnis Tambak Ikan di Pelataran Rumah

Proses evakuasi kapal dilakukan di wilayah perairan Manokwari, Papua Barat.

Akibat kerusakan mesin, kapal berpenumpang tujuh orang itu tidak bisa berlayar dan terombang ambing selama empat hari di tengah laut.

"Tim Kapal patroli KNP.354 KPLP bersama TIM Basarnas langsung melakukan tindakan penyelamatan kepada crew kapal yang berjumlah tujuh orang di nakhodai oleh Nelson Sagune," katanya.

Kronologis Kejadian

Pada Selasa (12/7/2022) sekira pukul 22.14 WIT KSOP kelas IV Manokwari menerima laporan KM Nur Budi mengalami kerusakan mesin.

Kemudian, pada Rabu (13/7/2022) pukul 00.30 WIT, TIM KPLP KSOP bergerak menuju lokasi kejadian, bersama TIM Basarnas menggunakan Sea Rider milik basarnas.

Tujuannya untuk meninjau lokasi dan kondisi kapal KM.Nur Budi.

Baca juga: Keunikan Raja Ampat yang Bisa Dinikmati Wisatawan, Ada Pasir Timbul di Tengah Laut

Baca juga: 16 Perusahaan Sawit di Papua Barat Dicabut Izinnya, KPK Sebut Kebijakan yang Patut Dicontoh

Tepatnya Kamis, (14/7/2022) kapal barang KM.Nur Budi ditarik menuju kolam bandar pelabuhan Manokwari.

Penarikan dilakukan oleh KM.Jaya Elo dan KM.Mitra dan kawal langsung oleh KNP.354 Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP).

Rute KM.Nur Budi berlayar dari pelabuhan Bitung tujuan pelabuhan Waren Kabupaten Waropen.

Muatan kapal ini berisi soundsystem dan panggung, untuk kegiatan Sidang Sinode GKI XVIII tanah Papua. Insiden ini, tidak mengalami adanya korban jiwa.

(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved