Wisata Papua Barat

6 Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Lakukan Diving di Raja Ampat, Simak Selengkapnya

Berikut ini beberapa aturan diving atau menyelam di Raja Ampat, Papua Barat. Apa saja?

(KOMPAS.com/FIDEL ALI)
Pulau Sauwandarek di Raja Ampat termasuk jadi spot snorkeling dan diving. Berikut ini beberapa aturan diving atau menyelam di Raja Ampat, Papua Barat. Apa saja? 

TRIBUNPAPUABARAT.COM Berikut ini beberapa aturan diving atau menyelam di Raja Ampat, Papua Barat.

Diketahui diving atau menyelam di Raja Ampat, Papua Barat merupakan aktivitas yang tak boleh dilewatkan ketika Anda sedang berwisata di daerah ini.

Bahkan diving atau menyelam di Raja Ampat, Papua Barat merupakan satu di antara lokasi wisata dengan spot menyelam terbaik di Indonesia dan dunia.

Lebih lanjut, Raja Ampat sebagai wisata Papua Barat pernah meraih penghargaan bergengsi tingkat dunia yakni Blue Park, di Lisbon, Portugal.

Penghargaan Blue Park dari Marine Conservation Institute kepada Raja Ampat, lantaran wilayah ini memiliki satwa liar laut yang luar biasa.

Baca juga: Wisata Papua Barat yang Mirip Raja Ampat, Ada Teluk Triton yang Suguhkan Pemandangan Eksotik

Namun, bagi Anda yang akan melakukan aktivitas diving di Raja Ampat, ada sejumlah peraturan yang wajib dipatuhi.

1. Perhatikan Arus

Raja Ampat dan khususnya areal Selat Dampier adalah perairan sempit yang terletak di antara Samudra Pasifik dan Hindia, dimana volume air yang sangat besar bergerak melalui ruang sempit dalam setiap pasang-surutnya sehingga menghasilkan arus yang sangat kuat.

Raja Ampat dikenal karena arusnya yang kuat (termasuk arus bawah atau down currents) terutama disekitar waktu ketika bulan purnama dan bulan baru.

Karena itu, sangatlah penting untuk merencanakan waktu penyelaman atau snorkelingdengan mempertimbangkan kondisi laut, agar setiap orang dapat mengantisipasi kondisi arus dengan baik dan tetap aman sepanjang kegiatan.

Apalagi, tidak semua lokasi menyelam cocok untuk semua penyelam.

Dikutip dari situs Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Raja Ampat, beberapa spot menyelam di Raja Ampat hanya cocok untuk penyelam yang telah berpengalaman.

Sehingga jika Anda tahu bahwa secara fisik Anda tidak memungkinkan untuk menyelam di arus yang kuat di beberapa spot Raja Ampat, maka jangan lakukan kegiatan tersebut!

Baca juga: Mengenal Sejarah Wisata Raja Ampat Papua Barat, Ada Legenda Masyarakat soal Penemuan 7 Telur

Suasana menyelam di perairan bawah Dermaga Arborek, Raja Ampat.
Suasana menyelam di perairan bawah Dermaga Arborek, Raja Ampat. ((KOMPAS TV/ HARRY SUSANTO))

2. Waspadai Hewan Liar

Saat Anda memasuki perairan Raja Ampat, maka Anda akan menjumpai beragam margasatwa juga. Ada hewan-hewan yang dapat melukai, menggigit, menggores atau menyengat Anda, bahkan beberapa memiliki potensi yang membahayakan jiwa.

Tetapi sebagai aturan umum, mohon patuhi atuaran, jangan sentuh, jaga jarak, dan tetap tenang.

Ada banyak hewan kecil dan cantik di karang yang dapat membuat Anda banyak bahaya.

Gurita cincin biru, cangkang kerucut, lionfish – ini adalah daftar panjang. Mereka tidak akan mengganggu Anda jika Anda tidak mengganggu mereka.

3. Jangan Rusak Terumbu Karang

Jangan menyentuh, termasuk berjalan di atas karang saat memasuki air.

Selain bisa merusak karang, bisa juga melukai kaki Anda dan bisa menyebabkan infeksi.

Baca juga: Wisata Papua Barat: Ada Surga di Tengah Hutan Raja Ampat, Hanya Boleh Berenang Selama 30 Menit

4. Pakai Tabir Surya dan Hindari Dehidrasi

Tabir surya dan/atau perlindungan kulit adalah suatu keharusan.

Snorkeling atau menyelam di Raja Ampat bisa jadi aktivitas yang melupakan waktu, sehingga beberapa jam bisa berlalu seperti sekejap mata.

Selain itu, jangan lupa banyak meminum air putih untuk menghindari dehidrasi.

Pulau Sauwandarek di Raja Ampat termasuk jadi spot snorkeling dan diving.
Pulau Sauwandarek di Raja Ampat termasuk jadi spot snorkeling dan diving. ((KOMPAS.com/FIDEL ALI))

5. Gunakan Pemandu Selam

Pemandu Selam bekerja untuk meningkatkan kualitas pengalaman wisata Anda, dan untuk menjaga keselamatan Anda selama penyelaman.

Gunakanlah pemandu selam lokal karena mereka tahu kondisi Raja Ampat dengan baik.

Ikuti, dengarkan, dan patuhi instruksi mereka selama Anda menyelam atau snorkeling. Biarkan mereka melakukan pekerjaan mereka!

Para diver wisatawan mancanegara diving di spot Kampung Wisata Yenbuba, di Pulau Manswar, Raja Ampat. Laut yang jernih, biota yang kaya, serta masih cukup terawat membuatnya jadi salah satu spot diving favorit di Raja Ampat.
Para diver wisatawan mancanegara diving di spot Kampung Wisata Yenbuba, di Pulau Manswar, Raja Ampat. Laut yang jernih, biota yang kaya, serta masih cukup terawat membuatnya jadi salah satu spot diving favorit di Raja Ampat. ((KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA))

6. Cek Paduan Cuaca

Selalu pertimbangkan kondisi cuaca sebelum menyelam atau snorkeling.

Raja Ampat memiliki kondisi cuaca yang buruk selama bulan Juli hingga September.

Meskipun hujan terus-menerus jarang terjadi, angin kencang dapat menyebabkan kondisi laut yang buruk dan berombak besar.

Meskipun cuaca mungkin tidak selalu memengaruhi kondisi di bawah laut, namun kondisi di permukaan yang buruk akan menyebabkan perjalanan menggunakan perahu atau moda transportasi laut launnya menjadi sulit, atau bahkan berbahaya.

Rekomendasi Spot Menyelam untuk Pemula

Dilansir Kompas.com, berikut spot menyelam yang bersahabat bagi pemula.

Destinasi wisata Pianemo, di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016).
Destinasi wisata Pianemo, di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Kamis (5/5/2016). ((KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA))

1. Arborek

Arborek merupakan satu di antara pulau di Raja Ampat dengan pemandangan bawah laut yang mempesona,

Ciri khas di spot ini adalah memiliki school fish yang banyak. 

Tak heran wisatawan asing maupun lokal memilih pulau ini menjadi destinasi wajib Raja Ampat.

Untuk penyelam pemula, pulau ini memiliki sebagian kecil lokasi yang aman untuk belajar.

Pasalnya, pulau ini memiliki kedalaman yang bertahap dan relatif aman dari arus besar.

Di sini para penyelam pemula bisa turun bertahap dari dua, tiga, empat meter sampai 15 meter yang untuk belajar. 

Namun hanya beberapa dive center yang bisa mengajarkan menyelam di sini.

Baca juga: 3 Rekomendasi Tempat Terbaik di Raja Ampat untuk Spot Foto Instagrammable

2. Yenbuba

Di Kampung Yenbuba yang termasuk dalam Distrik Meos Mansar, Pulau Mansuar, Kabupaten Raja Ampat ini juga menjadi salah satu titik selam favorit.

Lautnya yang jernih dan ikannya yang beragam menjadi keunggulannya.

Di pulau ini juga terdapat kedalaman yang bertahap untuk belajar selam.

Selain itu tak perlu jauh berenang untuk melihat karang dan ikan yang cantik.

Cukup di dermaga, saja Anda sudah bisa terpukau dengan keindahan biota lautnya.

Penyelam tak disarankan menyelam ketika air baru surut dan air baru pasang karena arusnya akan kencang.

Namun, bagi para pemula yang mau belajar diving harus mencari dive center khusus yang memiliki program tersebut.

Dalam program khusus tersebut Anda akan diberi pelatihan dan materi beberapa kali, sebelum diajak diving. (TribunPapuaBarat.com/RDZ)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Di Mana Lokasi Menyelam untuk Pemula di Raja Ampat?

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved