Kantor Bupati Dipalang Warga, Mendagri Diminta Revisi Penjabat Maybrat
Kantor Bupati Dipalang Warga, Mendagri Diminta Revisi Penjabat Maybrat, pilihan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.
Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Pelantikan-Penjabat-Pj-Kabupaten-Maybrat.jpg)
"Tidak ada orang lain yang bisa selesaikan masalah selain Ferdinandus Taa. Saya selaku relawan Jokowi juga sudah bantu komunikasikan ke pusat. Ini juga kita antisipasi agar tidak terjadi konflik," pungkas dia.
Baca juga: Menata Keindahan Kota Manokwari, Bupati Hermus Indou Perintahkan Penertiban Bangunan Liar
Baca juga: Sosialisasi Pembangunan Ruas Jalan, Bupati Manokwari Minta Dukungan Warga: Waktunya Bertransformasi
Berdasarkan penilaian dan asesmen awal Ferdinandus Taa dinilai layak memenuhi syarat menjadi Penjabat Bupati Maybrat.
Karena saat ini Ferdinandus Taa menjabat sebagai Sekertaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Maybrat.
Sebelumnya, sudah beredar informasi tiga nama yang digadang-gadang akan dilantik Penjabat Gubernur Papua Barat untuk menggantikan masa kepemimpinan di tiga daerah yaitu Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Kabupaten Maybrat.
Tiga nama itu di antaranya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat George Yarangga akan menjadi Penjabat Wali Kota Sorong menggantikan Lambertus Jitmau dan Pahima Iskandar.
Kemudian Mendagri menugaskan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Papua Barat Yan Piet Mosso menjadi Penjabat Bupati Kabupaten Sorong menggantikan Johny Kamuru dan Suka Harjono.
Direktur Pol PP dan Linmas Kemendagri, Bernhard E. Rondonuwu sebagai Penjabat Bupati Maybrat menggantikan Bernard Sagrim dan Markus Jitmau.
Dari ketiga nama itu, dua nama merupakan putra asli Papua yaitu George Yarangga dan Yan Piet Mosso sedangkan Bernhard E. Rondonuwu bukan putra asli Papua.
(*)