Kantor Bupati Dipalang Warga, Mendagri Diminta Revisi Penjabat Maybrat

Kantor Bupati Dipalang Warga, Mendagri Diminta Revisi Penjabat Maybrat, pilihan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Jefri Susetio
TRIBUNPAPUABARAT.COM/Petrus Bolly Lamak
PALANG KANTOR - Menjelang pelantikan Penjabat (Pj) Kabupaten Maybrat, Papua Barat, kantor Bupati setempat dipalang warga, Senin (22/8/2022). 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Menjelang pelantikan Penjabat (Pj) Kabupaten Maybrat, Papua Barat kantor Bupati setempat dipalang warga.

Dengan menggunakan kayu, warga memalang pintu masuk ke kantor bupati setempat.

Pemalangan dilakukan karena warga tak setuju dengan Penjabat Bupati Maybrat pilihan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Baca juga: Optimalkan Pengawasan, Imigrasi Manokwari Libatkan Timpora Tingkat Distrik

Baca juga: Momen Haru Perpisahan Wali Kota Sorong Lambertus Jitmau, Sekwan DPRD Sorong Meneteskan Air Mata

Koordinator Umum Aliansi Relawan Jokowi Provinsi Papua Barat, Vinsent Kocu mengatakan Penjabat Bupati Maybrat seharusnya orang asli daerah setempat.

Ia menyayangkan Penjabat Bupati Maybrat pilihan Mendagri yang diketahui berasal dari luar Maybrat.

"Kami menyayangkan Penjabat Maybrat ini bukan orang asli setempat. Ini bisa berpotensi terjadi konflik di sana," katanya kepada TribunPapuaBarat.com, Senin (22/8/2022).

Menurut dia, Mendagri harus mempertimbangkan kembali Penjabat Bupati Maybrat.
Hal ini demi menjaga kamtibmas di Wilayah itu.

Meskipun sudah ada riak-riak pelantikan Penabat Maybrat, tetapi sampai saat ini belum ada Surat Keputusan (SK) resmi dari Mendagri.

"Tegas saya sampaikan kepada Mendagri bahwa (Pj) Bupati Maybrat harus orang Maybrat," ujarnya.

Adapun calon Penjabat yang diusulkan adalah Ferdinandus Taa.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved