INILAH Sikap Tegas BEM STKIP Manokwari Tolak Kenaikan BBM: Picu Angkat Kemiskinan

INILAH Sikap Tegas BEM STKIP Manokwari Tolak Kenaikan BBM: Picu Angkat Kemiskinan di Indonesia dan khususnya di Papua

TRIBUNPAPUABARAT.COM/F. WEKING
DEMO TOLAK BBM - Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Manokwari demo tolak kenaikan harga BBM di Kantor DPR Papua Barat, Arfai, pada Rabu (7/9/2022). Mereka membacakan alasan menolak kebijakan Presiden Jokowi. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI – Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah (STKIP) Manokwari melakukan demo penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak di Kantor DPR Papua Barat, Rabu (7/9/2022) sekira pukul 10.20 WIT.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP Muhammadiyah Manokwari, Fransiskus X Hugar mengatakan, mahasiswa mewakili aspirasi masyarakat menolak kebijakan tersebut karena berdampak terhadap kondisi perekonomian masyarakat kelas bawah.

Sebab, kebijakan itu dikeluarkan pada masa-masa sulit sebagai dampak pandemi Covid-19.

Apalagi, kenaikan harga BBM memicu stagflasi karena harga sembako akan melonjak, harga tarif angkutan umum ikutan naik. Seperti harga biaya ojek, menyulitkan masyarakat akar rumput seperti nelayan dan kaum buruh.

Baca juga: Apa Saja Syarat Naik Kapal Pelni 2022? Lengkap dengan Aturan Vaksin dan Booster bagi Penumpang

Baca juga: Wakil DPP KNPI Jandri Salakory Minta Pemuda Cegah Polarisasi di Pemilu 2024

Kemudian, menyulitkan mahasiswa, guru dan dosen. Menambah antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), berpotensi meningkatnya tindakan kriminal.

"Kenaikan harga BBM akan picu naiknya angka kemiskinan," ucap dia saat berorasi.

Mahasiswa menilai, kenaikan harga BBM bukanlah solusi yang tepat mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah semestinya fokus terhadap upaya pemberantasan tindakan korupsi yang telah merugikan keuangan negara.

"Bukan naikan harga BBM di masa-masa sulit seperti ini," tegas dia.

Usai berorasi, puluhan mahasiswa langsung menyerahkan aspirasi penolakan terhadap keputusan pemerintah pusat menaikkan harga BBM ke Anggota DPR Papua Barat.

Baca juga: Pesona Pulau Misool di Raja Ampat, Wisata Papua Barat yang Tawarkan Berenang dengan Ubur-ubur Ramah

Baca juga: Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa STKIP Manokwari Demo di Depan DPRD Papua Barat

Mahasiswa berharap, DPR Papua Barat sebagai wakil rakyat dapat menyuarakan aspirasi tersebut hingga ke tingkat pusat.

Dari pantauan awak media, aksi puluhan mahasiswa STKIP Muhammadiyah Manokwari dikawal oleh 35 personel Kepolisian Resor Manokwari.

Setelah menyerahkan aspirasi ke anggota legislatif, satu per satu mahasiswa membubarkan diri sekira pukul 11.30 WIT.

(*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved