Wisuda Universitas Terbuka Sorong

Berawal dari Ruko, Universitas Terbuka Sorong Jangkau Pendidikan di Daerah Terluar

Keberadaan UT di daerah menjalankan kebijakan dari Rektor yang ada di UT Pusat terkait dengan operasional akademik.

TRIBUNPAPUABARAT.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
BINCANG-BINCANG - Direktur UPBJJ UT Sorong Safriansyah sedang berbincang bersama Dekan UT Chanif Nurcholis saat poadcast yang disiarkan melalui Youtube TribunPapuaBarat.com, Kamis (1/12/2022). 

TRIBUNPAPUABRAT.COM, SORONG - Direktur Unit Program Belajar Jarak Jauh, Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Sorong, Safriansyah mengatakan, UT Sorong merupakan bagian dari UT yang ada di pusat dan bagian dari cabang atau wilayah yang ada di Papua Barat.

Keberadaan UT di daerah menjalankan kebijakan dari Rektor yang ada di UT Pusat terkait dengan operasional akademik.

Keberadaan UT Sorong tidak terlepas dari Provinsi Papua Barat, sedangkan wilayah Papua hanya dihandel satu UT wilayah yaitu UT Jayapura.

“Bayangkan itu mulai dari Merauke sampai Sorong hanya ada satu unit pelayanan belajar jarak jauh,” kata Safriansyah dikutip dari podcast bertajuk UT sebagai PTN-BH menjangkau tidak terjangkau, Kamis (1/12/2022).

Baca juga: Sambut Kehadiran Tribun Papua Barat, Direktur UPBJJ-UT Sorong Butuh Media untuk Go Nasional

Baca juga: UPBJJ-UT Sorong Gelar Pelatihan Tutorial Tatap Muka demi Jaga Kualitas Pendidikan

Seiring terbentuknya Provinsi Papua Barat dalam hal ini Pemerintah Kota Sorong, berinisiatif untuk membuka UT di wilayah Sorong.

Dengan dukungan sthekolder, maka UT Sorong bisa didirikan. Sejak 2014 UT Sorong terus berkembang dan berbenah sehingga mampu eksis sampai sekarang.

“UT Sorong akhirnya bisa pindah dari gedung lama ke gedung yang baru,” ungkapnya.

Baca juga: Akademisi UNIPA Beberkan 3 Problem Besar Pendidikan di Papua Barat soal Guru

Baca juga: 23 Tahun Usia Papua Barat Dibayangi IPM Rendah, Waterpauw: Kita Terus Pacu Lewat Program Perbaikan

Meski gedung UT hanyalah ruko, UT Sorong terus berkembang dengan kemajuan yang dengan jumlah mahasiswa yang terus bertambah setiap tahun.

Hal ini tidak terlepas dari perhatian Rektor, yang kemudian dibangun kampus atau kantor unit layanan belajar jarak jauh.

“Di sini tempat kami memberikan layanan kepada mahasiswa yang ada di wilayah Papua Barat mulai dari Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Fakfak, Kaimana, Manokwari, dan di Sorong Raya,” beber dia.

Baca juga: Paulus Waterpauw Sedih 6.000 Anak-anak di Papua Barat Putus Sekolah

Program studi yang paling banyak diminta oleh mahasiswa UT Sorong adalah program studi administrasi negara karena banyak Aparatur Sipil Negara ( ASN) yang belum meraih gelar sarjana ingin melanjutkan studi.

“Mahasiswa kita paling banyak dari ASN, karena mereka kuliah sambil kerja. Kuliah di UT-kan tidak menganggu jam kerja mereka,” katanya.(*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved