Soal 4 Kodam dan Polda Baru, DPRD Papua Barat Minta Panglima TNI dan Kapolri Prioritaskan Anak Papua
Dewan Perwakilan Rakyat atau DPRD Papua Barat meminta Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo...
Penulis: Safwan Ashari | Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sebelumnya, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan memekarkan Kodam serta Polda sebanyak empat di tanah Papua.
Hal itu diungkapkan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono saat berkunjung ke Sorong, Papua Barat Daya, bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Yudo mengatakan, untuk penambahan personel dan alutsista di masing-masing daerah otonomi baru (DOB) pasti ada.
"Untuk penambahan personel termasuk Kodam di empat DOB di tanah Papua, nanti pasti ada," ujar Yudo, kepada awak media di Sorong, Rabu (11/1/2023).
Kendati demikian, pihaknya harus lebih dulu merapatkan barisan bersama jajarannya di dalam lingkungan TNI.
"Pasti ada pangkalan angkatan laut, angkatan udara dan bahkan satuan radar pasti akan dibahas lebih lanjut," tuturnya.
Sementara, untuk modernisasi alutsista di lingkungan TNI yang ada di tanah Papua pasti akan dilakukan secara bertahap.
Baca juga: Panglima TNI Bicara soal Nasib Rekrutmen TNI Polri Jalur Otsus di Papua Barat dan Papua Barat Daya
"Akan saya siapkan dua kapal korvet untuk memperkuat Koarmada III Sorong, Papua Barat Daya," ucap Yudo.
Tak hanya itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menambahkan, konsep di internal Polri disesuaikan dengan pengembangan daerah.
"Dengan adanya empat DOB maka Polri pun tetap mempersiapkan Polda baru di masing-masing ibukota provinsi," katanya.
Listyo menuturkan, untuk persiapan personel tentu dimulai dari pangkat bintara dan lainnya.
"Ini juga merupakan kesempatan bagi anak-anak kita yang asli Papua untuk mendapatkan posisi strategis," ungkapnya.
Pasalnya, akan dibuka ruang baru untuk mereka agar bisa mengisi posisi di Polda yang akan dimekarkan.
"Tentu akan kita persiapkan sesuai dengan proses dari pengembangan di masing-masing ibukota baru," pungkasnya.(*)
Polisi Periksa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Oknum Anggota DPR Papua Barat |
![]() |
---|
Hanya 2 OPD Lampirkan Data LKPJ 2024, Aloysius Siep: Itupun Tak Terbaca Baik |
![]() |
---|
Biro Pemerintahan Papua Barat Akui Kesulitan Kumpul Data LKPJ dari OPD |
![]() |
---|
Soroti Kuota IPDN Papua Barat, Aloysius Siep: Prioritaskan Orang Asli Papua |
![]() |
---|
Pansus DPR Papua Barat Temukan Selisih Data LKPJ 2024, Pemanggilan TAPD Dijadwalkan Pekan Depan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.