BPJS Ketenagakerjaan Bantu Pemerintah Entaskan Kemiskinan Ekstrem Pakai Program Ini
"Ini langkah strategis yang kami tawarkan kepada pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan ekstrem," Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sorong
Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Tarsisius Sutomonaio
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papuabarat/foto/bank/originals/Kepala-BPJS-Ketenagakerjaan-Cabang-Sorong-Nasrullah-Umar.jpg)
Selain membangun kerja sama dengan pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan pun mendekati organisasi kemasyarakat dengan kisaran 570.000 orang yang akan terlindungi.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Rp 203 Miliar Manfaat Program pada HUT ke-23 Papua Barat
Respons pemerintah terhadap kehadiran BPJS Ketenagakerjaan melalui program strategis dianggap sangat membantu masyarakat.
Apalagi, target pemerintah di 2024 angka kemiskinan esktrem sudah harus mencapai angka nol persen, sehingga kita hadir untuk menjawab kondisi itu.
"Misalkan, si pencari kerja meninggal dunia, kemudian kondisi anak istri yang ditinggalkan tentunya tidak diperhatikan dari sisi ekonomi dan ini potensi munculnya kemiskinan itu," katanya.
Ia menambahakan, Inilah yang kemudian BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk membantu pemerintah menurunkan angka kemiskinan melalui santunan kematian yang diberikan kepada keluarga sebesar Rp 42 juta.