Berita Kota Sorong
Muhammad Musa'ad Ajak Pemuda Moi Berwiraswasta, Jangan Berpikir Hanya ASN dan Politik
Musa'ad ,menegaskan, hadirnya GMM menyatukan orang muda Moi dari berbagai sub suku. Serta menghasilkan semangat dan spirit baik buat tanah ini.
Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Libertus Manik Allo
TRIBUNPAPUABARAT.COM, SORONG - Pj Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa'ad mendorong pemuda Moi untuk terjun ke dunia wiraswasta.
"Jangan berpikir jadi PNS, Politik tapi harus bisa jadi pembisnis," kata Musa'ad saat melantik pengurus Generasi Muda Moi (GMM) di gedung Keik Malamoi, Kilometer 13, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (31/7/2023).
Dikataknnya, generasi muda Moi bisa memanfaatkan program yang dibuat pemerintah. Satu diantaranya ialah program Papeda.
Baca juga: Sosok Barbalina Osok, Perempuan Moi Bergelar Doktor Jabat Kadis Pertanahan Kabupaten Sorong
Baca juga: Minta Perempuan Moi Jadi Prioritas, Tokoh Adat Tolak Hasil Seleksi MRPBD di Kota Sorong
Artinya, sambung Musa'ad, hal ini menjadi kesempatan bagi generasi muda Moi untuk terjun ke dunia wiraswasta.
Selain itu, lanjut Musa'ad, Pemprov Papua Barat juga memiliki program lain. Yakni, program Kitorang Jaga. Program yang memberikan jaminan kepada pekerja serabutan untuk mendapat santunan.
"Program ini bekerja sama dengan BPJS ketenagakerjaan. Setiap penduduk di Papua Barat Daya ini yang kecelakaan dan meninggal dunia itu diberikan jaminan," ujarnya.
Musa'ad mengapresiasi dan serta memberikan penghargaan atas terbentukanya organisasi GMM.
Menurutnya, GMM bentuk kreatifitas dan inovasi generasi muda.
Musa'ad ,menegaskan, hadirnya GMM menyatukan orang muda Moi dari berbagai sub suku. Serta menghasilkan semangat dan spirit baik buat tanah ini.
"Saya memberikan apresiasi buat adik-adik karena bisa melahirkan sebuah organisasi. Ini sejarah. Organisasi ini tidak terbentuk karena hanya satu orang saja tapi melibatkan banyak orang," ujarnya.
Musa'ad menegaskan, GMM bakal menjadi mitra pemerintah. Sebab, ada beberapa program yang membutuhkan dukungan GMM.
"Kita punya program Papeda, ini kesempatan bagi GMM untuk bisa membuka usaha," jelasnya.
Pj Gubernur menitipkan GMM yang ingin melanjutkan studi bisa diinformasikan.
Maksimal mulai kelas dua SMA/SMK sudah dipersiapkan supaya bisa ikut seleksi dengan baik melanjutkan pendidikan di bidang kesehatan, TNI-Polri dan bahkan ke luar negeri.
"Kalau ada GMM yang punya niat melanjutkan studi dokter, polisi dna TNI bisa dikolaborasikan," jelasnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.