Berita Manokwari Selatan
Pemasangan Rangka Pipa Blexstil Kantor DPRD Mansel Ditargetkan Rampung Awal November
pembangunan kantor DPRD Mansel masuk dalam proyek multi years. Sehingga, pengerjaannya dilakukan bertahap
Penulis: Elias Andi Ponganan | Editor: Libertus Manik Allo
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANSEL - Pemasangan pipa blexstil Kantor DPRD Manokwari Selatan (Mansel) ditargetkan rampung awal November 2023.
Pelaksana PT Hanum Marten mengatakan, pihaknya telah merampungkan pengecoran kolom lantai dua kantor DPRD Mansel.
Selain itu, pihaknya saat ini tengah melakukan pemasangan batu di lantai 1.
Baca juga: Kajati Papua Barat Harli Siregar Ingatkan Jaksa: Jangan Cawe-Cawe Proyek
Baca juga: Paulus Waterpauw Ingatkan Pimpinan OPD: Jangan Asal Proyek, Bangunan Belum Ada, Anggaran Sudah Habis
"Tapi ada bagian-bagian yang sudah selesai pemasangan batu. Bahkan ada yang sudah diaci," ungkap Marten saat diwawancarai TribunPapuaBarat.com di lokasi proyek pembangunan kantor DPRD Mansel, Kampung Waroser, Distrik Oransbari, Senin (28/8/2023).
Lanjut dia, pihaknya juga tengah melakukan instalasi listrik dan pemasangan kabel AC.
"Pemasangan batu untuk lantai dasar sama rangka pipa blexstil untuk atap, kita target minggu pertama November 2023 sesuai kontrak," ujarnya.
Lanjut Marten, pembangunan kantor DPRD Mansel masuk dalam proyek multi years. Sehingga, pengerjaannya dilakukan bertahap.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan Kantor DPRD Mansel, Edin Inden saat ditemui di Ransiki menuturkan, realisasi pembangunan kantor DPRD Mansel sudah mencapai 70 persen.
"Ditargetkan rampung awal November, sesuai dengan kontrak kerjanya sampai pemasangan pipa blexstil dan dinding lantai dasar" tuturnya.
Edin menjelaskan, sesuai dengan kontrak, tahap tiga pembangunan kantor DPRD Mansel hanya sampai pada pemasangan pipa blexstil.
Selanjutnya, untuk dinding lantai dua kemungkinan dilelang kembali. Sebab, kontraknya habis pada November.
"Untuk anggaran keseluruhan dari tahap pertama sampai tahap ketiga totalnya sekira Rp 52 miliar," ungkapnya.
Sementara anggaran yang telah dicairkan dari tahap pertama 2021 sampai tahap ketiga 2023, sekira Rp 32.
"Sisanya akan di cairkan, kalau semua sudah rampung sesuai kontrak," pungkasnya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.