Petrus Kasihiw Sebut Ada 595 Kasus Stunting di Teluk Bintuni, Apresiasi Program SI PESTA

Ia berterima kasih kepada Polres Teluk Bintuni yang mengambil bagian dalam usaha menurunkan angka stunting.

Penulis: Randy Rumbia | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TribunPapuaBarat.Com/Randy Rumbia
Apel pencanangan SI PESTA di Mapolres Teluk Bintuni, Papua Barat, Rabu (06/09/2023) pagi. 

TRIBUNPAPUABARAT.COM, BINTUNI - Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, mengapresiasi Polres Bintuni yang membuat program Inovasi Polisi Peduli Stunting Anak (SI PESTA).

Program tersebut melibatkan Bhabinkamtibmas dan polisi RW Polres Teluk Bintuni.

Ia berterima kasih kepada Polres Teluk Bintuni yang mengambil bagian dalam usaha menurunkan angka stunting.

"Kapolres Teluk Bintuni (AKBP Choiruddin Wachid) telah mampu menjawab tantangan dan dinamika tugas pengabdian selama ada di Teluk Bintuni," katanya saat memimpin apel pencanangan SI PESTA di Mapolres Teluk Bintuni, Rabu (06/09/2023) pagi.

Baca juga: Satgas Penanganan Stunting Papua Barat dan Tribun Salurkan Bantuan Telur di Posyandu Masyepi

 

Menurutnya, kasus stunting termasuk isu proritas nasional setelah Badan Kesehatan dunia (WHO) menetapkan Indonesia sebagai negara dengan status gizi buruk.

"Berdasarkan hasil survei pada Juli 2023 di Kabupaten Teluk Bintuni, terdapat 595 kasus stunting yang tersebar 23 distrik," ujar Petrus Kasihiw.

Ia mengatakan kasus stunting harus menjadi perhatian semua pihak karena anak-anak adalah generasi penerus bangsa.

"Anak-anak adalah penerus tongkat estafet kepemimpinan. Mereka pun penentu kemajuan bangsa dan Kabupaten ini," kata Petrus Kasihiw.

Baca juga: Pembangunan Air Minum dan Fasilitas Sanitasi, PUPR Papua Barat Bantu Percepat Penurunan Stunting

Ia menggajak semua mitra, anggota Forkopimda, dan perangkat daerah untuk terlibat dalam usaha menurunkan angka stunting di Teluk Bintuni.

Apel pencanangan SI PESTA dihari Wakil Bupati Matret Kokop, Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni, pimpinan OPD, Ketua Tim Pengerak PKK, dan Ketua Darma wanita.

Ada juga ketua LMA 7 Suku, perwakilan manajemen BP Tangguh, perwakilan manajemen Genting Oil, PKBM Kasi Rumbai Koteka, dan para pimpinan BUMN dan BUMD.

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved